Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Merapi Erupsi, Hujan Abu di Klaten dan Boyolali

Minggu, 21 Januari 2024
A A
Erupsi Gunung Merapi pada 21 Januari 2024. Foto bnpb.go.id.

Erupsi Gunung Merapi pada 21 Januari 2024. Foto bnpb.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung Merapi kembali erupsi dengan memuntahkan awan panas, Ahad, 21 Januari 2024, pukul 14.12 WIB. Erupsi itu mengakibatkan hujan abu di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), erupsi hari ini memiliki Amplitudo max 70mm dengan durasi selama 239.64 detik. Jarak luncur maksimal 2400 meter ke Barat Daya. Visual Gunung Merapi dilaporkan berkabut dan arah angin ke Timur.

Beberapa wilayah di Jawa Tengah, meliputi Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten terdampak hujan abu vulkanik. Tepatnya, hujan abu vulkanik melanda seputaran Desa Majengan dan Desa Tegalmulyo di Klaten serta di Kecamatan Selo dan Kecamatan Cepogo di Boyolali. Namun erupsi dan hujan abu itu tidak menimbulkan kepanikan warga.

Baca Juga: 6 Daerah di Kalimantan Tengah Terendam Banjir hingga 2 Meter

Waspada Banjir Lahar Dingin
Manajemen kesiapsiagaan potensi erupsi Gunung Merapi dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, BPBD Klaten, BPBD Magelang, BPBD Sleman, BPBD DI Yogyakarta, dan BPBD Jawa Tengah. Tim gabungan ini terus berkoordinasi dan melakukan pendataan serta pemantauan di wilayah terdampak erupsi.

Berdasarkan hasil kajian BPPTKG, pemerintah mengeluarkan beberapa rekomendasi antara lain:

Pertama, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km; Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. di sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: awan panasBPPTKGerupsi Gunung MerapiGunung Merapihujan abu vulkanik

Editor

Next Post
Museum Geologi di Bandung, Jawa Barat. Foto esdm.go.id.

Potensi Unik Sumber Daya Geologi Desa Jadi Site Museum Geologi

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media