Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Merapi Erupsi, Hujan Abu di Klaten dan Boyolali

Minggu, 21 Januari 2024
A A
Erupsi Gunung Merapi pada 21 Januari 2024. Foto bnpb.go.id.

Erupsi Gunung Merapi pada 21 Januari 2024. Foto bnpb.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung Merapi kembali erupsi dengan memuntahkan awan panas, Ahad, 21 Januari 2024, pukul 14.12 WIB. Erupsi itu mengakibatkan hujan abu di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), erupsi hari ini memiliki Amplitudo max 70mm dengan durasi selama 239.64 detik. Jarak luncur maksimal 2400 meter ke Barat Daya. Visual Gunung Merapi dilaporkan berkabut dan arah angin ke Timur.

Beberapa wilayah di Jawa Tengah, meliputi Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten terdampak hujan abu vulkanik. Tepatnya, hujan abu vulkanik melanda seputaran Desa Majengan dan Desa Tegalmulyo di Klaten serta di Kecamatan Selo dan Kecamatan Cepogo di Boyolali. Namun erupsi dan hujan abu itu tidak menimbulkan kepanikan warga.

Baca Juga: 6 Daerah di Kalimantan Tengah Terendam Banjir hingga 2 Meter

Waspada Banjir Lahar Dingin
Manajemen kesiapsiagaan potensi erupsi Gunung Merapi dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, BPBD Klaten, BPBD Magelang, BPBD Sleman, BPBD DI Yogyakarta, dan BPBD Jawa Tengah. Tim gabungan ini terus berkoordinasi dan melakukan pendataan serta pemantauan di wilayah terdampak erupsi.

Berdasarkan hasil kajian BPPTKG, pemerintah mengeluarkan beberapa rekomendasi antara lain:

Pertama, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km; Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. di sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: awan panasBPPTKGerupsi Gunung MerapiGunung Merapihujan abu vulkanik

Editor

Next Post
Museum Geologi di Bandung, Jawa Barat. Foto esdm.go.id.

Potensi Unik Sumber Daya Geologi Desa Jadi Site Museum Geologi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media