Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mindful Consumption Mencegah Perilaku Menyisakan Makanan Menjadi Sampah

Semakin tinggi pemahaman seseorang tentang isu lingkungan, semakin kuat pula hubungan antara awe dan mindful consumption.

Minggu, 19 Oktober 2025
A A
Ilustrasi makanan yang tak dihabiskan. Foto shinichi4849/pixabay.com.

Ilustrasi makanan yang tak dihabiskan. Foto shinichi4849/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Awalnya, ada rasa takjub ketika berdiri di depan meja buffet dan melihat barisan makanan yang seolah tiada habisnya. Acapkali kekaguman itu berubah usai mengambil makanan yang memenuhi piring, tetapi banyak yang terbuang menjadi sampah dan limbah organik (food waste) karena tak dimakan habis.

Dua Dosen Departemen Manajemen FEB UGM, Widya Paramita dan Arief Fathoni Argadian melakukan penelitian terkait perilaku berkonsumsi dengan penuh kesadaran (mindful consumption). Melalui penelitian berjudul Awe at the Buffet: Turning Wonder into Mindful Consumption, keduanya berupaya untuk memahami bagaimana rasa kagum (awe) mempengaruhi cara seseorang mengonsumsi makanan di hotel buffet.

“Pengalaman sehari-hari, seperti makan di restoran, menyimpan pelajaran besar tentang perilaku manusia dan tanggung jawab kita terhadap lingkungan,” jelas Widya, Jum’at, 17 Oktober 2025.

Baca juga: Serangan Hama Sebabkan Potensi Produk Pertanian Hilang Sebelum Dikonsumsi Capai 50 Persen

Mita mengakui restoran buffet hotel selalu identik dengan kelimpahan dan hidangan yang tersaji tanpa batas. Bahkan suasana makan pun dirancang untuk memanjakan para tamu.

Sayang, dibalik itu ada persoalan besar yang tersembunyi, yaitu soal fenomena plate waste. Makanan sudah diambil, tetapi pada akhirnya terbuang sia-sia.

“Fenomena ini tentu saja bukan sekadar soal dapur, tetapi juga cermin perilaku konsumsi manusia. Pertanyaannya, apakah rasa kagum yang muncul di meja buffet bisa diarahkan menuju perilaku yang lebih mindful?,” kata dia.

Baca juga: Catatan Kritis Walhi Satu Tahun Kebijakan Lingkungan Prabowo-Gibran: Kartu Merah!

Menanggapi persoalan tersebut, awe atau rasa kagum menunjuk pada persoalan sekaligus jawaban. Awe, bukan sekadar rasa kagum tetapi sebuah kondisi berupa emosi mendalam, dan biasanya muncul dari alam atau karya arsitektur. Meski dalam konteks ini, awe juga bisa hadir dari pengalaman buffet yaitu menu yang berlimpah, dekorasi yang memikat, atau pelayanan staf yang penuh perhatian.

“Dan dari perasaan itu, potensi mindful consumption bisa tumbuh. Konsumsi yang lebih sadar, penuh tanggung jawab, dan tidak berlebihan,” jelas dia.

Lantas, bagaimana proses itu terjadi? Menurut Mita, mindful consumption tumbuh melalui self-transcendence. Bahwa rasa kagum dapat membawa manusia pada kesadaran spiritual, empati pada mereka yang kelaparan atau kepedulian terhadap kelestarian bumi. Berikutnya, tumbuh pula self-efficacy, berupa keyakinan bila manusia mampu mengendalikan diri, mampu untuk mengambil secukupnya, dan meyakini langkah kecil yang mereka lakukan memiliki dampak nyata.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: environmental knowledgeFEB UGMfood wastelimbah organikmindful consumption

Editor

Next Post
Ilustrasi kawasan bekas jatuhnya meteor. Foto mdherren/pixabay.com.

Meteor Jatuh ke Bumi, Bukti Ruang Angkasa Tak Sekosong dan Setenang Dibayangkan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media