Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pakar UGM Perkirakan Harga BBM Subsidi Naik Menyumbang Total Inflasi 7,17 Persen

Selasa, 23 Agustus 2022
A A
Ilustrasi suasana SPBU. FOTO mypertamina.id.

Ilustrasi suasana SPBU. FOTO mypertamina.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Dengan beban pengeluaran sebesar itu, Menteri Keuangan dengan entengnya menambah kuota Pertalite sebesar 5 juta KL,” kata Fahmi.

Selain pengeluaran riil subsidi BBM (cash out flow), ada juga tambahan pemasukan riil (cash inflow) dalam APBN akibat kenaikan harga komoditi ekspor yang meningkat.

Baca Juga: Temuan Ombudsman DIY: Minyak Goreng Langka, Dijual di Atas HET

Berdasarkan komposisi tambahan pemasukan dan pengeluaran APBN 2022, Fahmi menegaskan sesungguhnya tidak ada urgensi menaikkan harga BBM subsidi pekan ini.

“Bahkan tidak juga tahun ini,” kata Fahmi.

Pekan lalu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo dimungkinkan akan mengumumkan kenaikan harga Pertalite dan solar pekan ini. Informasi yang beredar, harga BBM subsidi terbaru menjadi Rp10 ribu per liter Pertalite dan Rp8.500 per liter solar.

Sejauh ini, Jokowi sebatas mengingatkan dampak kenaikan harga BBM subsidi, yakni kenaikan inflasi dan penurunan pertumbuhan ekonomi nasional. Ia memerintahkan jajarannya untuk menghitung secara detail sebelum mengambil keputusan menaikkan harga BBM subsidi.

Baca Juga: Dua Bakteri Ini Jadi Solusi Pencemaran Minyak Bumi di Laut

“Semuanya saya suruh hitung betul, hitung betul sebelum diputuskan,” kata Jokowi dalam keterangannya usai meninjau progres renovasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Selasa, 23 Agustus 2022.

Alasannya, kenaikan harga BBM subsidi akan berpengaruh besar terhadap hajat hidup orang banyak.

“Jadi semuanya harus diputuskan secara hati-hati, dikalkulasi dampaknya. Jangan sampai dampaknya menurunkan daya beli rakyat, menurunkan konsumsi rumah tangga,” tutur Jokowi. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBM subsididaya beliFahmi Radhiinflasiinflasi tinggikebutuhan pokokPertalitePresiden Joko WidodosolarUGM

Editor

Next Post
Dampak gempa Bali Lombok yang terjadi pada Senin, 22 Agustus 2022, satu rumah rusak berat di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Foto Dok BNPB.

BNPB Rilis Data Dampak Gempa Bali Lombok

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media