Kamis, 21 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dua Bakteri Ini Jadi Solusi Pencemaran Minyak Bumi di Laut

Ceceran minyak bumi yang bocor saat diangkut kapal akan mencemari air laut. Salah satu solusi mengatasi pencemaran adalah memanfaatkan bakteri. Bagaimana cara kerjanya?

Jumat, 4 Maret 2022
A A
Sampel polutan yang akan diurai dengan mikroorganisime. Foto its.ac.id.

Sampel polutan yang akan diurai dengan mikroorganisime. Foto its.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Acapkali minyak bumi yang dibawa menggunakan kapal-kapal besar mengalami kebocoran. Akibatnya terjadi pencemaran air laut. Tim peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menemukan solusinya dengan memanfaatkan biodegradasi untuk mengatasi masalah pencemaran minyak bumi di laut.

Biodegradasi merupakan metode pemulihan pencemaran dengan memanfaaatkan mikroorganisme tertentu dengan menguraikan senyawa kimia pencemar. Mengingat salah satu manfaat mikroorganisme adalah mengembalikan kondisi ekosistem tercemar sehingga kembali seperti sediakala. Biodegradasi juga mampu menjadi solusi ramah lingkungan pada lingkungan tercemar. Tim peneliti tengah mengujicobakan pada perairan Madura.

Salah satu peneliti, Dosen Departemen Teknik Lingkungan ITS, Harmin Sulistyaning Titah menuturkan untuk mengukur seberapa besar tingkat pencemaran ditentukan dengan nilai Total Petroleum Hydrocarbon (TPH). Pada sampel air laut tercemar yang diambil dari perairan Madura didapatkan nilai TPH sebesar 2.600-3.000 mg/L. Sementara nilai TPH untuk lingkungan yang baik adalah 1.000 mg/L atau di bawah 1 persen.

Baca Juga: IPCC: Krisis Iklim Memakan Korban Jiwa, Perbankan Harus Hentikan Pendanaan Batu Bara

“Berarti air laut di kawasan tersebut sudah sangat tercemar,” ungkap Harmin.

Biodegradasi pada penelitian ini memanfaatkan bakteri Bacillus subtilis dan Pseudomonas putida. Penelitiannya menggunakan metode bertahap, di mana metode ini merupakan metode kombinasi penambahan dari dua bakteri. Sebagai contoh, kombinasi tersebut menggunakan bakteri Pseudomonas putida untuk bekerja menguraikan sampel terlebih dahulu, baru ditambahkan dengan bakteri Bacillus subtilis.

Tujuan penggunaan metode ini untuk mengetahui tingkat efektivitas bakteri dalam menguraikan senyawa kimia polutan dengan kadar yang tinggi. Terbukti dalam pengujian laboratorium selama 35 hari, sampel polutan sudah terurai sebanyak 66 persen.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bakteribiodegradasimikroorganismepencemaran minyak bumi di laut

Editor

Next Post
Banjir melanda kawasan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis, 3 Maret 2022. Foto tangkap layar Instagram @kabar_klaten.

Banjir Klaten, BNPB Imbau Warga Waspadai Curah Hujan Hingga Minggu

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media