Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Prabowo Resmikan 55 Proyek Energi Panas Bumi dan Surya, Klaim Nol Emisi Karbon Tepat Waktu

Jumat, 27 Juni 2025
A A
PLTP Blawan Ijen, Kabupaten Bondowoso yang diresmikan secara hybrid oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis, 26 Juni 2025. Foto: BPMI Setpres.

PLTP Blawan Ijen, Kabupaten Bondowoso yang diresmikan secara hybrid oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis, 26 Juni 2025. Foto: BPMI Setpres.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sebanyak 55 proyek energi baru terbarukan (EBT) yang tersebar di 15 provinsi diresmikan Prabowo Subianto secara daring, Kamis, 26 Juni 2025. Acara berlangsung di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Blawan Ijen Unit I, Jawa Timur sekaligus menandai peningkatan produksi minyak sebesar 30 ribu barel per hari dari Blok Cepu.

Prabowo mengklaim proyek-proyek tersebut merupakan tonggak penting untuk mewujudkan kemandirian energi nasional yang berkelanjutan.

“Dengan program-program ini, adalah upaya untuk membuat bangsa kami swasembada energi,” ujar Prabowo.

Baca juga: Komisi IV DPR Janji Undang Aktivis Lingkungan untuk Bahas UU Baru Kehutanan

Ia menekankan bahwa kedaulatan energi merupakan bagian dari kedaulatan bangsa. Sedangkan Indonesia memiliki sumber daya energi terbarukan yang luar biasa dan harus dikelola secara optimal.

“Kami resmikan PLTP sebagai bukti bahwa Indonesia menuju kemandirian. Kami akan berdiri di atas kaki kami sendiri dan kami akan mampu memberi energi untuk seluruh rakyat Indonesia dalam keadaan yang efisien dan ekonomis,” klaim Prabowo.

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan kekayaan alam Indonesia secara bijak demi kesejahteraan rakyat.

Baca juga: Walhi Riau Ingatkan Penertiban Taman Nasional Tesso Nilo Jangan Represif dan Militeristik

Dari total 55 proyek yang diresmikan, 50 di antaranya sudah siap beroperasi secara komersial. Proyek tersebut meliputi 3 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dengan total kapasitas 91,9 megawatt dan 47 PLT Surya (PLTS) dengan kapasitas 27,8 megawatt. Sementara lima proyek PLTP lainnya memasuki tahap awal pembangunan dengan kapasitas gabungan 260 megawatt.

Jika seluruh proyek ini berjalan sesuai rencana, maka tambahan listrik yang dihasilkan diperkirakan mencapai lebih dari 3 terawatt jam per tahun. Jumlah itu dinilai akan memberi kontribusi besar untuk pasokan energi nasional.

“Kami akan mungkin jadi negara di dunia yang bisa menuju zero carbon emission tepat waktu yang direncanakan. Yang lebih penting, kami bisa menghasilkan energi dengan memotong jalur-jalur logistik yang mahal. Inilah dampak dari program besar kita,” imbuh dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Blok Cepukemandirian energipembangkit listrik tenaga panas bumipembangkit listrik tenaga suryazero carbon emissions

Editor

Next Post
Anggrek Dendrobium azureum. Foto Yanuar Ishaq Dwi Cahyo/Fauna & Flora International-Indonesia Programme.

Anggrek Biru Raja Ampat Terancam Punah, Tapi Tak Dilindungi Hukum Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media