Selasa, 26 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Prabowo Resmikan 55 Proyek Energi Panas Bumi dan Surya, Klaim Nol Emisi Karbon Tepat Waktu

Jumat, 27 Juni 2025
A A
PLTP Blawan Ijen, Kabupaten Bondowoso yang diresmikan secara hybrid oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis, 26 Juni 2025. Foto: BPMI Setpres.

PLTP Blawan Ijen, Kabupaten Bondowoso yang diresmikan secara hybrid oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis, 26 Juni 2025. Foto: BPMI Setpres.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Seruan Tokoh Lintas Agama, Tolak PSN yang Merusak Lingkungan dan Menggusur Rakyat

Sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menambahkan pengembangan energi terbarukan merupakan bagian dari strategi nasional untuk menghadapi perubahan iklim dan mencapai target net zero emission pada 2060.

“Kami ingin melaksanakan arahan Bapak Presiden, bahwa transisi energi harus kami lakukan terus-menerus. Selain PLTP, kami juga meresmikan PLTS di desa-desa yang belum mendapat listrik,” urai Bahlil.

Proyek-proyek yang diresmikan hari ini mencakup total kapasitas 379,7 megawatt dengan nilai investasi sekitar Rp25 triliun. Proyek-proyek tersebut dapat mendorong pertumbuhan industri lokal dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 40 persen serta menyerap lebih dari 9.500 tenaga kerja secara nasional, termasuk 1.404 tenaga kerja di Ijen.

Baca juga: Jenazah Wisatawan Brazil Telah Dievakuasi dari Danau Segara Anak Gunung Rinjani

Tak hanya fokus pada energi hijau, pemerintah juga memberi perhatian pada peningkatan produksi migas. Lapangan Banyu Urip di Blok Cepu kini mampu menambah produksi hingga 30 ribu barel per hari. Jadi total lifting Blok Cepu dari 150 ribu menjadi sebesar 180 ribu barel per hari atau sekitar 25 persen dari total produksi nasional.

Menurut Bahlil, pencapaian ini terbilang cepat. Hanya dalam waktu delapan bulan, proyek tambahan produksi ini berhasil diselesaikan 10 bulan lebih cepat dari jadwal awal.

Baca juga: Satwa Langka Kucing Merah Kalimantan dan Otter Civet Muncul Kembali

“Target kami, 2029-2030 lifting harus 900 ribu sampai 1 juta barel. Kami melaporkan 30 ribu barrel per day yang ada sekarang ini kerjanya hanya 8 bulan dan maju lebih cepat 10 bulan daripada perencanaan,” jelas Bahlil.

Investasi proyek Blok Cepu tercatat mencapai 4 miliar USD dan telah menyumbang lebih dari 35 miliar USD pendapatan negara dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Cepu dan Jawa Timur. “Proyek Cepu ini, 99 persen memakai karyawan dalam negeri,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: BPMI Setpres, Kementerian ESDM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Blok Cepukemandirian energipembangkit listrik tenaga panas bumipembangkit listrik tenaga suryazero carbon emissions

Editor

Next Post
Anggrek Dendrobium azureum. Foto Yanuar Ishaq Dwi Cahyo/Fauna & Flora International-Indonesia Programme.

Anggrek Biru Raja Ampat Terancam Punah, Tapi Tak Dilindungi Hukum Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof. Edy Hartulistiyoso. Foto Dok. IPB University. IEdy Hartulistiyoso: Panas Sisa Industri Bisa Diubah Jadi Energi Listrik
    In Sosok
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Ikan nila, salah satu ikan invasif di perairan Indonesia. Foto distankan.bulelengkab.go.id.Sekitar 20 dari 50 Jenis Ikan Asing di Perairan Umum Indonesia Kategori Invasif
    In Lingkungan
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Teknologi untuk riset kualitas udara. Foto Dok. BRIN.BRIN Teliti Kualitas Udara Tiga Kota, Bandung Lampaui Batas Aman
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Presiden Prabowo Subianto saat akan menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, 20 Mei 2026. Foto Kris/BPMI Setpres.Cabut PP 21/2026, Potensi Kerusakan SDA Sulit Dipertanggungjawabkan
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Warga Makassar memprotes rencana pendirian PSEL di dekat permukiman. Foto Dok. Walhi Sulawesi Selatan.Proyek PSEL di Makassar dan Yogyakarta, Transisi Darurat Sampah ke Darurat Kesehatan
    In Lingkungan
    Kamis, 21 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media