Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Selama Awal Juni 2024, Gunung Lewotobi Laki-laki 17 Kali Erupsi

Selasa, 4 Juni 2024
A A
Erupsi ke-4 Gunung Lewotobi Laki-laki pada pukul 15:43 WITA, 4 Juni 2024 dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 900 meter di atas puncak. Foto Magma Indonesia.

Erupsi ke-4 Gunung Lewotobi Laki-laki pada pukul 15:43 WITA, 4 Juni 2024 dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 900 meter di atas puncak. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi pada hari Selasa, 4 Juni 2024. Hingga pukul 16.00 WITA, gunung api yang terletak di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Nusa Tenggara Timur ini mengalami erupsi sebanyak lima kali.

Berdasarkan data Magma Indonesia, selama empat hari awal Juni 2024, gunung api itu telah erupsi 17 kali. Masing-masing empat kali erupsi pada tanggal 1-3 Juni 2024 dan limakali erupsi pada 4 Juni 2024.

Erupsi pertama tanggal 4 Juni 2024 terjadi pada pukul 01:43 WITA. Tinggi kolom erupsi tidak teramati.

Baca Juga: Fahmy Radhi, WIUPK Membuat Ormas Keagamaan Terjerembab di Dunia Hitam Tambang

Erupsi kedua terjadi pukul 06:24 WITA. Tinggi kolom erupsi juga tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi 771 detik.

Erupsi ketiga pada pukul 11:53 WITA dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak (sekitar 2084 meter di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40.7 mm dan durasi 571 detik.

Erupsi keempat terjadi pukul 15:43 WITA dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 900 meter di atas puncak (berkisar 2484 meter di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 41.4 mm dan durasi 426 detik.

Baca Juga: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Masa Peralihan Kemarau hingga 9 Juni 2024

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBerupsi Gunung Lewotobi Laki-lakigunung apiKabupaten Flores TimurMagma Indonesia

Editor

Next Post
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, Jakarta Selatan, Din Syamsuddin. Foto Muhammadiyah.or.id.

Din Syamsuddin, Muhammadiyah Harus Tolak Konsesi Tambang karena Lingkaran Setan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media