Sabtu, 12 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Stop Stigma Buruk, Gangguan Kesehatan Mental Lekas Pulih

Jika stigma buruk terus berada di masyarakat, maka menghalangi penanganan pasien dengan masalah kesehatan mental.

Minggu, 23 Januari 2022
A A
Ilustrasi kesehatan mental. Foto geralt/pixabay.com.

Ilustrasi kesehatan mental. Foto geralt/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kesadaran kesehatan jiwa di Indonesia memilki tren meningkat, tetapi masih terkekang oleh stigma buruk dalam masyarakat. Jika stigma buruk terus berada di masyarakat, maka menghalangi penanganan pasien dengan masalah kesehatan mental.

“Stigma itu menjauhkan pasien dari penangan terbaik yang bisa didapatkan,” ungkap Psikolog UGM, Nurul Kusuma Hidayati dalam Kuliah Online: Stigma dan Masalah Kesehatan Mental.

Praktik memasung, memilih diam, menyembunyikan, mengucilkan orang dengan gangguan jiwa adalah bentuk-bentuk stigma buruk tersebut. Tidak sedikit orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ditinggalkan di jalan, berkeliaran, dan dianggap aib keluarga.

Psikolog Wirdatul Anisa menjelaskan stigma adalah label negatif yang disematkan kepada orang atau kelompok tertentu oleh sekitarnya. Akibat stigma, acapkali orang dengan gangguan mental tertunda mencari pertolongan. Bahkan tidak ingin mencari pertolongan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gangguan kesehatan mentalODGJstigma burukUGM

Editor

Next Post
Hujan disertai angin kencang melanda Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menyebabkan rumah penduduk rusak dan 27 pohon tumbang. Foto Dok BNPB.

Hujan Disertai Angin Kencang di Sragen Rusak 34 Rumah Penduduk

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media