Sabtu, 5 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sumber Gempa Karangasem Bali, Sudah Terjadi 21 Kali Gempa Susulan

Selasa, 13 Desember 2022
A A
Gempa Karangasem, Bali dengan magnitudo 5,2 pada Selasa, 13 Desember 2022, pukul 18.30 WIB, termasuk jenis gempa dangkal yang berpusat di laut. Foto Google Earth episenter gempa Karangasem berdasarkan titik koordinat BMKG.

Gempa Karangasem, Bali dengan magnitudo 5,2 pada Selasa, 13 Desember 2022, pukul 18.30 WIB, termasuk jenis gempa dangkal yang berpusat di laut. Foto Google Earth episenter gempa Karangasem berdasarkan titik koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sumber gempa Karangasem, Bali pada Selasa, 13 Desember 2022, pukul 17.38 WIB, dengan magnitudo 5,2 dipicu oleh aktivitas Sesar Naik Flores. Hingga Selasa malam, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan Karangasem sudah 21 kali terjadi.

Gempa Karangasem, Bali masuk kategori gempa jenis dangkal yang berpusat di laut. BMKG menegaskan gempa Karangasem, Bali tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan gempa dangkal di Karangasem memiliki update parameter magnitudo 5,1 dengan pusat gempa berada di laut terletak pada 8,29 derajat Lintang Selatan, 115,62 derajat Bujur Timur, berjarak 1 kilometer arah Timur Kubu, Karangasem, Bali, pada kedalaman 30 kilometer.

Baca Juga: Gempa Tarutung Hari Ini Masih Rangkaian Gempa Merusak 1 Oktober 2022

Menurut Daryono, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa bumi yang terjadi  merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores (Flores back arc thrust).

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Daryono.

Guncangan gempa Karangasem dirasakan hingga skala intensitas III hingga IV MMI (Modified Mercalli Intensity) di daerah Karangasem. Skala IV MMI guncagan gempa diilustrasikan, pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempagempa Baligempa dangkal Karangasemgempa Karangasemgempa Karangasem BaliProvinsi BaliSesar Naik Flores

Editor

Next Post
Kapal-kapal laut Indonesia menyemarakkan Hari Nusantara pada 13 Desember 2022. Foto maritim.go.id

Peringati Hari Nusantara, Indonesia Harap Wujudkan Visi Poros Maritim Dunia 2023

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media