Rabu, 5 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sumber Gempa Karangasem Bali, Sudah Terjadi 21 Kali Gempa Susulan

Selasa, 13 Desember 2022
A A
Gempa Karangasem, Bali dengan magnitudo 5,2 pada Selasa, 13 Desember 2022, pukul 18.30 WIB, termasuk jenis gempa dangkal yang berpusat di laut. Foto Google Earth episenter gempa Karangasem berdasarkan titik koordinat BMKG.

Gempa Karangasem, Bali dengan magnitudo 5,2 pada Selasa, 13 Desember 2022, pukul 18.30 WIB, termasuk jenis gempa dangkal yang berpusat di laut. Foto Google Earth episenter gempa Karangasem berdasarkan titik koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sumber gempa Karangasem, Bali pada Selasa, 13 Desember 2022, pukul 17.38 WIB, dengan magnitudo 5,2 dipicu oleh aktivitas Sesar Naik Flores. Hingga Selasa malam, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan Karangasem sudah 21 kali terjadi.

Gempa Karangasem, Bali masuk kategori gempa jenis dangkal yang berpusat di laut. BMKG menegaskan gempa Karangasem, Bali tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan gempa dangkal di Karangasem memiliki update parameter magnitudo 5,1 dengan pusat gempa berada di laut terletak pada 8,29 derajat Lintang Selatan, 115,62 derajat Bujur Timur, berjarak 1 kilometer arah Timur Kubu, Karangasem, Bali, pada kedalaman 30 kilometer.

Baca Juga: Gempa Tarutung Hari Ini Masih Rangkaian Gempa Merusak 1 Oktober 2022

Menurut Daryono, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa bumi yang terjadi  merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores (Flores back arc thrust).

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Daryono.

Guncangan gempa Karangasem dirasakan hingga skala intensitas III hingga IV MMI (Modified Mercalli Intensity) di daerah Karangasem. Skala IV MMI guncagan gempa diilustrasikan, pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempagempa Baligempa dangkal Karangasemgempa Karangasemgempa Karangasem BaliProvinsi BaliSesar Naik Flores

Editor

Next Post
Kapal-kapal laut Indonesia menyemarakkan Hari Nusantara pada 13 Desember 2022. Foto maritim.go.id

Peringati Hari Nusantara, Indonesia Harap Wujudkan Visi Poros Maritim Dunia 2023

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Gajah Jovi dari PLG Minas, BKSDA Riau mati karena sakit, 3 Agustus 2026. Foto Dok. BKSDA Riau.Jovi, Gajah yang Berperan dalam Mitigasi Konflik di Riau Mati
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Harimau sumatra. Foto ppid.menlhk.go.id.Putusan Sela PN Medan Dinilai Tak Pertimbangkan Penyebab Kerusakan Habitat Hutan Sumatra dengan Perusakan Lingkungan
    In News
    Senin, 3 Agustus 2026
  • Penampakan permukaan peraran Danau Toba di Sumatra Utara. Foto Thiadon/Pixabay.com.Penurunan Muka Air Danau Toba Pasca 1984 Ekstrem, Mengapa?
    In Rehat
    Rabu, 22 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media