Jumat, 10 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

UII Nilai Pelantikan Hakim MK Inkonstitusional, Mensesneg: Sudah Keputusan DPR

Kamis, 24 November 2022
A A
Pelantikan Guntur Hamzah sebagai Hakim MK, 23 November 2022. Foto BPMI Setpres

Pelantikan Guntur Hamzah sebagai Hakim MK, 23 November 2022. Foto BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

PSHK UII pun mendesak kepada tiap-tiap lembaga pengusul Hakim Konstitusi, yakni DPR, Pemerintah, dan Mahkamah Agung untuk merumuskan model serta format seleksi Hakim Konstitusi sesuai prinsip transparan, partisipatif, objektif, dan akuntabel sesuai yang telah diatur dalam Pasal 20 ayat (2) UU MK.

Keputusan DPR

Sementara pengangkatan Guntur sebagai hakim konstitusi, menurut Menteri Sekretaris Negara Pratikno didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 114/P Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang Diajukan oleh DPR.

“Presiden tidak bisa mengubah keputusan yang telah ditetapkan DPR, dalam hal ini pengusulan penggantian hakim MK,” ujar Pratikno dalam siaran pers BPMI Setpres, 23 November 2022.

Baca Juga: Ahli Geologi Unpad, Gempa Cianjur Bukan Akibat Sesar Cimandiri Tetapi Sesar Baru

Selain itu, dalam UU MK ada kewajiban administratif dari presiden untuk menindaklanjuti keputusan DPR tersebut ke dalam keputusan presiden (keppres). Atas dasar itu, Presiden menerbitkan Keppres Nomor 114 Tahun 2022 beberapa waktu yang lalu.

Guntur lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada 8 Januari 1965 yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MK. Sebelumnya, Guntur juga sempat menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengkajian Perkara, Pengelolaan Teknologi Informasi, dan Komunikasi MK.

Dalam pelantikan, Guntur mengucapkan sumpah sebagai hakim MK. Dalam teks sumpah sebagai hakim MK yang dibacanya juga tak ada kewajiban untuk mematuhi keinginan DPR sebagai lembaga pengusulnya.

Baca Juga: Gempa Cianjur, Data Terbaru 268 Orang Meninggal Dunia

Saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa.

“Mohon doakan semoga saya bisa menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Guntur.

Selain Pratikno, para pejabat yang hadir dalam pengucapan sumpah tersebut adalah Ketua Dewan Perwakilan Daerah Lanyalla Mahmud Mattalitti, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Isma Yatun, Ketua Mahkamah Agung Syarifuddin, Ketua MK Anwar Usman, Ketua Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Hakim KonstitusiHakim MKinkonstitusionalKeputusan Presiden Nomor 114/P Tahun 2022Mahkamah KonstitusiMenteri Sekretaris Negara PratiknoPresiden Joko WidodoPSHK FH UIIUU Nomor 7 Tahun 2020

Editor

Next Post
Gambar poster Gatot Tower rancangan FTUI. Foto FTUI

Ini Gedung 19 Lantai Rancangan FTUI yang Tahan Gempa 5,5 SR

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media