Sabtu, 4 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Walhi Gelar Fellowship Jurnalis tentang Krisis Lingkungan di Pesisir Jawa Tengah

Kamis, 30 Januari 2025
A A
Ilustrasi pengerukan sedimentasi di perairan pesisir. Foto Dok. KKP.

Ilustrasi pengerukan sedimentasi di perairan pesisir. Foto Dok. KKP.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam sesi ini, para peserta diajak untuk memahami bagaimana kebijakan pembangunan yang tidak ramah lingkungan telah mengubah bentang alam dan kehidupan sosial budaya masyarakat pesisir Jawa Tengah. Program Media fellowship ini didukung penuh program FOCUS melalui dukungan Yayasan Humanis dan NORAD.

Baca juga: Bencana Hidrometeorologi Ancam Jawa Tengah Hingga Februari 2025

Program FOCUS bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan pesisir untuk menangani perubahan iklim dan risiko bencana dengan lebih baik. Serta menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat nelayan di Jawa Tengah.

Melalui program Media Fellowship ini, Walhi berharap para jurnalis dapat menjadi mitra strategis dalam menyuarakan persoalan pesisir kepada publik. Program ini mencakup pelatihan, kunjungan lapangan ke wilayah terdampak, serta pendampingan untuk menghasilkan karya jurnalistik, foto esai, dan video dokumenter. Semua karya tersebut nantinya akan dikampanyekan secara kolektif dan dipamerkan untuk meningkatkan kesadaran publik.

“Kami ingin media menjadi bagian penting dalam perjuangan ini. Lewat pemberitaan yang mendalam dan berbasis data, kami bisa mengetuk kesadaran masyarakat luas dan juga mendorong pemerintah untuk mengambil kebijakan yang berpihak pada lingkungan dan masyarakat pesisir,” papar Fahmi.

Baca juga: Aktivitas Vulkanik Menurun, Status Gunung Ibu Jadi Siaga

Program ini juga akan memberikan penghargaan “Jurnalis Peduli Pesisir Award” kepada lima karya terbaik yang mampu memberikan dampak signifikan bagi advokasi pesisir.

“Kami percaya harapan itu masih ada. Melalui kolaborasi dengan media dan masyarakat, kami bisa memperbaiki dan memulihkan kondisi pesisir Jawa Tengah. Tidak hanya demi lingkungan, tetapi juga demi masa depan anak-anak kita di wilayah ini,” imbuh Fahmi.

Walhi mengundang seluruh jurnalis, mahasiswa pers, dan komunitas muda untuk bergabung dalam program ini. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://forms.gle/VSDmFxag8FBhWHkE6. Pendaftaran ini terbuka bagi semua media mainstream, dan pers mahasiswa, komunitas fotografi khususnya berbasis di Jateng. Lebih jauh tentang lomba bisa menanyakan kepada Malik: malikdiazin@walhi.or.id. [WLC02]

Sumber: Walhi

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: fellowship jurnalisJawa TengahJurnalis Peduli Pesisir Awardkrisis lingkungan di pesisirpesisir Jawa TengahWalhi Jateng

Editor

Next Post
Baleg DPR RI usai rapat pleno Pengambilan keputusan soal Penyusunan Revisi RUU Minerba, 20 Januari 2025. Foto Geraldi/DPR.

Kritik Izin Tambang untuk Kampus, DPR Janjikan Tampung Aspirasi Publik

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media