Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Yuli Astuti: Olah Limbah Ternak Terpadu Biar Untung dan Ramah Lingkungan

Prinsipnya, limbah peternakan wajib diolah. Baik menguntungkan atau tidak, agar tidak mencemari lingkungan.

Rabu, 27 September 2023
A A
Guru Besar Fakultas Peternakan Unpad, Prof.Yuli Astuti Hidayat. Foto unpad.ac.id.

Guru Besar Fakultas Peternakan Unpad, Prof.Yuli Astuti Hidayat. Foto unpad.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Prof. Yuli Astuti Hidayat mengatakan pengolahan limbah peternakan memiliki banyak manfaat. Selain menghindari pencemaran lingkungan, juga dapat menghasilkan produk bermanfaat yang menambah nilai ekonomi bagi peternak.

Pengolahan limbah peternakan dapat dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme indigenous dan dapat dikombinasi dengan memanfaatkan detritivore. Pengolahan ini dapat menghasilkan beberapa produk, yaitu kompos, vermicompost, pupuk organik cair, probiotik, eco-enzyme, dan biogas. Pengolahan lombah tersebut dapat dilakukan melalui dua metode, yaitu aerob dan anarob.

“Di laboratoriumnya, saya dan tim mengembangkan konsep pengolahan limbah terpadu,” kata Yuli dalam Satu Jam Berbincang Ilmu (Sajabi) “Peran Mikroorganisme Indigenous dalam Pengolahan Limbah Peternakan” yang diselenggarakan Dewan Profesor Unpad pada 16 September 2023.

Baca Juga: Aktivitas Harian yang Dapat Lindungi Lapisan Ozon dari Kerusakan

Dalam konsep ini, limbah diolah dalam beberapa tahap sehingga menghasilkan sejumlah produk bermanfaat. Jika biasanya dalam mengolah limbah hanya menggunakan satu metode dan menghasilkan satu jenis produk, maka pengolahan limbah terpadu dapat menghasilkan banyak produk.

Yuli mencontohkan. Pengolahan limbah dengan satu metode, seperti proses pengomposan hanya menghasilkan kompos saja atau pun proses pembuatan pupuk cair hanya menghasilkan pupuk cair saja.

Sedangkan konsep pengolahan limbah terpadu, selain menghasilkan pupuk cair, juga punya probiotik, eco-enzym, vermicompost, kemudian biomassa cacing, biogas, dan seterusnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Fakultas Peternakan Unpadlimbah peternakanpengolahan limbah terpaduProf. Yuli Astuti Hidayat

Editor

Next Post
Puing-puing dampakgempa Palu pada 2018.Foto esdm.go.id.

Gempa Bumi Palu 2018 Menampakkan 4 Fenomena Geologi Permukaan

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media