Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Harian yang Dapat Lindungi Lapisan Ozon dari Kerusakan

Rabu, 27 September 2023
A A
Ilustrasi pintu lemari es yang terbuka. Foto Pexels/pixabay.com.

Ilustrasi pintu lemari es yang terbuka. Foto Pexels/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengajak masyarakat untuk bersama menjaga lapisan ozon. Antara lain dengan menggunakan energi secara bijak dan mengurangi pemakaian produk yang menggunakan Bahan Perusak Ozon (BPO), seperti hidrofluorokarbon (HFC).

“Perlindungan lapisan ozon penting dan selaras dengan upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK),” kata Staf Ahli Menteri (SAM) KLHK Bidang Industri dan Perdagangan Internasional, Novia Widyaningtyas dalam acara Ozone2Climate Fun Walk di Thamrin10 Food and Creative Park di Jakarta pada 24 September 2023. Tema internasional Hari Ozon Sedunia 2023 yaitu Fixing the Ozon Layers and Reducing Climate Change atau Perbaiki Ozon. Kurangi Perubahan Iklim.

Lantas apa saja aktivitas sehari-hari yang dapat berkontribusi melindungi lapisan ozon?

Baca Juga: Pemerintah Permudah Izin Lingkungan Pendirian SPKLU

Pertama, memakai pendingin udara (AC) tanpa BPO. Pemeliharaan mesin AC diimbau menggunakan jasa teknisi yang tersertifikasi.

“Kemampuan teknisi penting. Tidak asal bongkar, sehingga tidak ada emisi yang terlepas ke udara,”terang Novia.

Bahkan Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Ditjen PPI KLHK, Yulia Suryanti menegaskan, penggunaan BPO harus dikurangi, bahkan hapuskan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Amandemen Kigalibahan perusak ozonEmisi gas rumah kacaHari Ozon SeduniaHFCKLHKlapisan ozon

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Peternakan Unpad, Prof.Yuli Astuti Hidayat. Foto unpad.ac.id.

Yuli Astuti: Olah Limbah Ternak Terpadu Biar Untung dan Ramah Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media