Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Harian yang Dapat Lindungi Lapisan Ozon dari Kerusakan

Rabu, 27 September 2023
A A
Ilustrasi pintu lemari es yang terbuka. Foto Pexels/pixabay.com.

Ilustrasi pintu lemari es yang terbuka. Foto Pexels/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengajak masyarakat untuk bersama menjaga lapisan ozon. Antara lain dengan menggunakan energi secara bijak dan mengurangi pemakaian produk yang menggunakan Bahan Perusak Ozon (BPO), seperti hidrofluorokarbon (HFC).

“Perlindungan lapisan ozon penting dan selaras dengan upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK),” kata Staf Ahli Menteri (SAM) KLHK Bidang Industri dan Perdagangan Internasional, Novia Widyaningtyas dalam acara Ozone2Climate Fun Walk di Thamrin10 Food and Creative Park di Jakarta pada 24 September 2023. Tema internasional Hari Ozon Sedunia 2023 yaitu Fixing the Ozon Layers and Reducing Climate Change atau Perbaiki Ozon. Kurangi Perubahan Iklim.

Lantas apa saja aktivitas sehari-hari yang dapat berkontribusi melindungi lapisan ozon?

Baca Juga: Pemerintah Permudah Izin Lingkungan Pendirian SPKLU

Pertama, memakai pendingin udara (AC) tanpa BPO. Pemeliharaan mesin AC diimbau menggunakan jasa teknisi yang tersertifikasi.

“Kemampuan teknisi penting. Tidak asal bongkar, sehingga tidak ada emisi yang terlepas ke udara,”terang Novia.

Bahkan Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Ditjen PPI KLHK, Yulia Suryanti menegaskan, penggunaan BPO harus dikurangi, bahkan hapuskan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Amandemen Kigalibahan perusak ozonEmisi gas rumah kacaHari Ozon SeduniaHFCKLHKlapisan ozon

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Peternakan Unpad, Prof.Yuli Astuti Hidayat. Foto unpad.ac.id.

Yuli Astuti: Olah Limbah Ternak Terpadu Biar Untung dan Ramah Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media