Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Yuli Astuti: Olah Limbah Ternak Terpadu Biar Untung dan Ramah Lingkungan

Prinsipnya, limbah peternakan wajib diolah. Baik menguntungkan atau tidak, agar tidak mencemari lingkungan.

Rabu, 27 September 2023
A A
Guru Besar Fakultas Peternakan Unpad, Prof.Yuli Astuti Hidayat. Foto unpad.ac.id.

Guru Besar Fakultas Peternakan Unpad, Prof.Yuli Astuti Hidayat. Foto unpad.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Prof. Yuli Astuti Hidayat mengatakan pengolahan limbah peternakan memiliki banyak manfaat. Selain menghindari pencemaran lingkungan, juga dapat menghasilkan produk bermanfaat yang menambah nilai ekonomi bagi peternak.

Pengolahan limbah peternakan dapat dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme indigenous dan dapat dikombinasi dengan memanfaatkan detritivore. Pengolahan ini dapat menghasilkan beberapa produk, yaitu kompos, vermicompost, pupuk organik cair, probiotik, eco-enzyme, dan biogas. Pengolahan lombah tersebut dapat dilakukan melalui dua metode, yaitu aerob dan anarob.

“Di laboratoriumnya, saya dan tim mengembangkan konsep pengolahan limbah terpadu,” kata Yuli dalam Satu Jam Berbincang Ilmu (Sajabi) “Peran Mikroorganisme Indigenous dalam Pengolahan Limbah Peternakan” yang diselenggarakan Dewan Profesor Unpad pada 16 September 2023.

Baca Juga: Aktivitas Harian yang Dapat Lindungi Lapisan Ozon dari Kerusakan

Dalam konsep ini, limbah diolah dalam beberapa tahap sehingga menghasilkan sejumlah produk bermanfaat. Jika biasanya dalam mengolah limbah hanya menggunakan satu metode dan menghasilkan satu jenis produk, maka pengolahan limbah terpadu dapat menghasilkan banyak produk.

Yuli mencontohkan. Pengolahan limbah dengan satu metode, seperti proses pengomposan hanya menghasilkan kompos saja atau pun proses pembuatan pupuk cair hanya menghasilkan pupuk cair saja.

Sedangkan konsep pengolahan limbah terpadu, selain menghasilkan pupuk cair, juga punya probiotik, eco-enzym, vermicompost, kemudian biomassa cacing, biogas, dan seterusnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Fakultas Peternakan Unpadlimbah peternakanpengolahan limbah terpaduProf. Yuli Astuti Hidayat

Editor

Next Post
Puing-puing dampakgempa Palu pada 2018.Foto esdm.go.id.

Gempa Bumi Palu 2018 Menampakkan 4 Fenomena Geologi Permukaan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media