Selasa, 31 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

192 Kali Gempa Landa Sumenep dan Pulau Sapudi Jawa Timur

Senin, 13 Oktober 2025
A A
Pusat gempa 5,0 magnitudo yang mengguncan wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi, Jawa Timur, pada Senin, 13 Oktober 2025, pukul 14.47 WIB. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Pusat gempa 5,0 magnitudo yang mengguncan wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi, Jawa Timur, pada Senin, 13 Oktober 2025, pukul 14.47 WIB. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Dampak dari gempa, dirasakan di daerah Sapudi dengan skala intensitas III hingga IV MMI, yakni jika pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam dan luar rumah.

Baca juga: Runtuhnya Musala Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Bencana Non-Alam Terbesar 2025

Sedangkan di daerah Kabupaten Sumenep, lindu ini dirasakan pada skala intensitas III MMI, yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Untuk daerah Pasuruan dan Pamekasan getaran gempa dirasakan di skala intensitas II-III MMI, sedangkan di daerah Kota Malang dirasakan padaskala intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang.

BMKG menegaskan, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau agar tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan. [WLC01]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGgempa dangkalGempa Jawa TimurKabupaten SumenepPulau Sapudisesar aktif

Editor

Next Post
Anak-anak usia sekolah dasar tukar cerita kisah menemukan tanaman umbi-umbian di tegalan di Dusun Wintaos, Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 27 September 2025. Pito Agustin Rudiana/Wanaloka.com.

Yang Bertahan dan Hilang dari Kemandirian Pangan Lokal di Gunungkidul

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media