Senin, 6 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Runtuhnya Musala Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Bencana Non-Alam Terbesar 2025

Sabtu, 11 Oktober 2025
A A
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban runtuhan musala Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Foto BNPB.

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban runtuhan musala Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jumlah korban tewas runtuhnya musala pesantren Al Khoziny di Buburan, Sidoarjo, Jawa Timur, yang berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) kini bertambah menjadi 50 orang.

Para korban meninggal dunia yang telah dikenali, telah diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman. Sementara 11 korban lainnya termasuk lima potongan tubuh (body part) masih dalam proses dentifikasi DVI.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, sementara pihak keluarga korban yang belum teridentifikasi masih menunggu proses identifikasi oleh tim di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.

Baca juga: Ini Pemicu Gempa Tsunami di Kepulauan Talaud Sulawesi Utara

Musala pesantren Al Khoziny roboh pada Senin, 29 September 2025. Musibah ini menewaskan 61 santri. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyebutkan tragedi runtuhnya musala pesantren Al Khoziny menjadi peristiwa terbesar memakan korban yang terjadi sejak Januari-Oktober 2025.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bangunan RuntuhBNPBJawa TimurKabupaten SidoarjoKemenko PMKPesantren Al Khoziny

Editor

Next Post
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq tegaskan akan menindak pelaku usaha, rumah tangga dan industri yang cemari Sungai Cipinang. Foto KLH/BPLH.

Menteri Hanif, Pemulihan Sungai Cipinang Harus Selesai Satu Bulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Ilustrsi kunang-kunang. Foto Franciscojaviercorador/Pixabay.com.Kunang-Kunang Kian Langka, Tanda Kualitas Lingkungan Menurun
    In IPTEK
    Minggu, 21 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media