Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Runtuhnya Musala Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Bencana Non-Alam Terbesar 2025

Sabtu, 11 Oktober 2025
A A
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban runtuhan musala Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Foto BNPB.

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban runtuhan musala Pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu, 5 Oktober 2025. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jumlah korban tewas runtuhnya musala pesantren Al Khoziny di Buburan, Sidoarjo, Jawa Timur, yang berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) kini bertambah menjadi 50 orang.

Para korban meninggal dunia yang telah dikenali, telah diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman. Sementara 11 korban lainnya termasuk lima potongan tubuh (body part) masih dalam proses dentifikasi DVI.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, sementara pihak keluarga korban yang belum teridentifikasi masih menunggu proses identifikasi oleh tim di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.

Baca juga: Ini Pemicu Gempa Tsunami di Kepulauan Talaud Sulawesi Utara

Musala pesantren Al Khoziny roboh pada Senin, 29 September 2025. Musibah ini menewaskan 61 santri. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyebutkan tragedi runtuhnya musala pesantren Al Khoziny menjadi peristiwa terbesar memakan korban yang terjadi sejak Januari-Oktober 2025.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bangunan RuntuhBNPBJawa TimurKabupaten SidoarjoKemenko PMKPesantren Al Khoziny

Editor

Next Post
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq tegaskan akan menindak pelaku usaha, rumah tangga dan industri yang cemari Sungai Cipinang. Foto KLH/BPLH.

Menteri Hanif, Pemulihan Sungai Cipinang Harus Selesai Satu Bulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
  • Upacara rakyat di Kendeng, Kabupaten Pati, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Upacara Rakyat di Kendeng Dihadiri Warga dan Petani yang Melawan Penambangan Karst
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Upacara peringatan kemerdekaan RI oleh warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri di lahan pertaniannya, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Warga Pracimantoro: Kami Bukan Melawan Pembangunan, Kami Menjaga Kehidupan
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media