Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ada Bank Sampah di Jalur Pendakian Gunung Bawakaraeng

Pemerintah daerah akan menunjuk pengelola khusus untuk merawat fasilitas ini dan mengelola bank sampah, serta memastikan kebersihan dan kelestarian Gunung Bawakaraeng tetap terjaga.

Sabtu, 13 September 2025
A A
Penampakan bank sampah di Gunung Bawakaraeng di Sulawesi Selatan. Foto Dok. KLH.

Penampakan bank sampah di Gunung Bawakaraeng di Sulawesi Selatan. Foto Dok. KLH.

Share on FacebookShare on Twitter

Muncullah ide untuk menjadikan Gunung Bawakaraeng tidak hanya sebagai destinasi wisata alam. Namun juga tempat yang nyaman, bersih, dan sehat bagi semua pengunjung.

KLH/BPLH merespons dengan melakukan berbagai upaya untuk membersihkan jalur pendakian serta menghadirkan fasilitas yang dibutuhkan oleh para pendaki. Musala dan toilet menjadi tempat yang sangat dibutuhkan di tengah perjalanan panjang menuju puncak, sementara bank sampah hadir sebagai solusi untuk mengelola sampah yang selama ini menjadi masalah di kawasan tersebut.

Sebelum fasilitas ini diresmikan, tim dari Pusdal LH SUMA juga telah melakukan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah dengan membagikan buku tabungan, buku registrasi, dan timbangan gantung agar pengelolaan bank sampah dapat berjalan dengan mandiri oleh masyarakat setempat.

Baca juga: Aplikasi SisaJadi, Berdayakan UMKM Kurangi Food Loss hingga Swasembada Pangan

“Pendakian Gunung Bawakaraeng kini sudah lebih terkendali dari sisi kebersihannya. Kami berharap semua pihak, terutama masyarakat, dapat terus menjaga dan merawat fasilitas ini agar keberlanjutannya terjaga,” ujar Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.

Pemerintah daerah akan menunjuk pengelola khusus untuk merawat fasilitas ini dan mengelola bank sampah, serta memastikan kebersihan dan kelestarian Gunung Bawakaraeng tetap terjaga.

Kepala BBKSDA Sulsel Hasnawir menegaskan fasilitas baru ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh pihak, baik pendaki maupun masyarakat sekitar. Harapannya, adanya musala, toilet, dan bank sampah membuat pendakian Gunung Bawakaraeng tidak hanya menjadi tantangan fisik untuk menaklukkan puncak. Namun juga mengajarkan publik untuk menjaga alam dan warisan lingkungan untuk generasi yang akan datang.

Baca juga: Potret Baik Buruk Pengelolaan Sampah Sisa Makanan Program MBG

Gunung Bawakaraeng bukan hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga contoh sukses kolaborasi antar pihak dapat menciptakan perubahan positif yang dirasakan langsung masyarakat dan para pendaki. Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan kebersihan yang lebih terjaga, pengalaman pendakian pun menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.

Pendakian Gunung Bawakaraeng pun tidak hanya soal mencapai puncak, tetapi juga tentang menjaga dan merawat alam. Setiap langkah yang diambil di jalur pendakian ini adalah bagian dari usaha untuk menyelamatkan bumi dari ancaman sampah plastik. Adanya fasilitas ini, pendaki, warga, dan semua pihak diharapkan dapat terus berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik. [WLC02]

Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bank sampahBBKSDA Sulawesi SelatanGunung Bawakaraeng

Editor

Next Post
Ilustrasi hujan. Foto PublicDomainPictures/pixabay.com.

Musim Penghujan 2025-2026 Datang Lebih Cepat

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media