Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ada Pohon Cabe Jamu hingga Gamal di Hutan Mahasiswa UGM di Ngawi

Minggu, 2 Maret 2025
A A
Hutan mahasiswa di kawasan KHDTK UGM di Ngawi, Jawa Timur. Foto Dok. UGM.

Hutan mahasiswa di kawasan KHDTK UGM di Ngawi, Jawa Timur. Foto Dok. UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Universitas Gadjah Mada meresmikan hutan mahasiswa seluas 30 hektare berlokasi di blok 30 Desa Ngancar, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Keberadaan hutan itu untuk mengintegrasikan pengaplikasian pendidikan kehutanan dan praktik kehutanan berbasis masyarakat.

Hutan mahasiswa itu juga diharapkan mampu memberdayakan mahasiswa untuk berperan aktif dalam pengelolaan hutan di bawah Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) DIKLATHUT UGM yang dikelola Fakultas Kehutanan.

“Inisiatif ini sejalan visi UGM untuk mempromosikan pendidikan, penelitian, dan pelibatan masyarakat di bidang kehutanan dan konservasi lingkungan,” ujar Direktur DPKM UGM, Rustamaji, Minggu, 2 Maret 2025.

Baca juga: Rombongan Pendaki Puncak Cartensz Diserang Hipotermia Akibat Cuaca Buruk, Dua Orang Meninggal

Hutan mahasiswa, menurut Rustamadji, diklaim merupakan bentuk inovasi yang menjadi tonggak sejarah UGM untuk membuktikan kepeduliannya menjawab kebutuhan lingkungan.

“Terbukti hari ini, kami mengawali dengan tanam pohon bersama. Ini tidak dapat terselenggara tanpa bantuan para dosen Fakultas Kehutanan UGM, warga di sini dan mahasiswa,” kata dia.

Penanaman pohon sebagai bentuk peresmian hutan mahasiswa hanyalah langkah awal untuk selanjutnya diteruskan dengan memelihara hutan agar menjadi laboratorium hidup guna mendukung kegiatan belajar dan penelitian. Dosen, mahasiswa dan masyarakat dan para pihak terkait diharapkan secara bersama mengelola hutan ini agar memberikan nilai pendidikan dan ekonomi.

Baca juga: Varietas Padi untuk Lahan Rawa dan Kering di Luar Jawa Lewat Pemuliaan Tanaman

“Sekali lagi, terima kasih bagi banyak pihak dan PT MAS selaku mitra yang telah membantu kami. Khususnya, kepada warga, mari secara bersama kita pelihara hutan ini,” imbuh dia.

Kepala Laboratorium Biomedik Fakultas Kehutanan UGM, Djoko Soeprijadi selaku dosen pendamping menyatakan kawasan KHDTK secara keseluruhan adalah kawasan untuk pendidikan dan pelatihan kehutanan. Mereka yang mendapatkan porsi pendidikan adalah masyarakat sekitar, lembaga, dan terutama mahasiswa dan sivitas akademika kehutanan.

KHDTK UGM punya visi menjadi media pembelajaran penerapan pembangunan berkelanjutan melalui pengelolaan hutan. Namun pelibatan mahasiswa masih agak jarang. Tawaran pendanaan PT MAS untuk tujuan pelestarian lingkungan (environment) dan biodiversitas pu disambut dengan mengajak mahasiswa.

Baca juga: Ambil Sampel di SPBU Jabodetabek, Lemigas Klaim Kualitas BBM Sesuai Standar

“Saya pun bilang ke mahasiswa, kehutanan itu harus punya dan bisa bikin hutan. Karena membangun hutan itu bukan kerja pendek, menanam selesai. Harus ada media pembelajaran yang baik. Biar mahasiswa terlibat, sehingga mahasiswa kehutanan tidak terasing dengan hutan, tidak terasing dengan lahan. Itu yang kami harapkan,” urai dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: hutan mahasiswaKabupaten NgawiKHDTK UGMpohon cabe jamu

Editor

Next Post
Ilustrasi tanaman hias di dalam ruangan. Foto 1tamara2/pixabay.com.

Benarkan Tanaman Indoor Bisa Hidup di Tempat Gelap?

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media