Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Harian yang Dapat Lindungi Lapisan Ozon dari Kerusakan

Rabu, 27 September 2023
A A
Ilustrasi pintu lemari es yang terbuka. Foto Pexels/pixabay.com.

Ilustrasi pintu lemari es yang terbuka. Foto Pexels/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengajak masyarakat untuk bersama menjaga lapisan ozon. Antara lain dengan menggunakan energi secara bijak dan mengurangi pemakaian produk yang menggunakan Bahan Perusak Ozon (BPO), seperti hidrofluorokarbon (HFC).

“Perlindungan lapisan ozon penting dan selaras dengan upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK),” kata Staf Ahli Menteri (SAM) KLHK Bidang Industri dan Perdagangan Internasional, Novia Widyaningtyas dalam acara Ozone2Climate Fun Walk di Thamrin10 Food and Creative Park di Jakarta pada 24 September 2023. Tema internasional Hari Ozon Sedunia 2023 yaitu Fixing the Ozon Layers and Reducing Climate Change atau Perbaiki Ozon. Kurangi Perubahan Iklim.

Lantas apa saja aktivitas sehari-hari yang dapat berkontribusi melindungi lapisan ozon?

Baca Juga: Pemerintah Permudah Izin Lingkungan Pendirian SPKLU

Pertama, memakai pendingin udara (AC) tanpa BPO. Pemeliharaan mesin AC diimbau menggunakan jasa teknisi yang tersertifikasi.

“Kemampuan teknisi penting. Tidak asal bongkar, sehingga tidak ada emisi yang terlepas ke udara,”terang Novia.

Bahkan Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Ditjen PPI KLHK, Yulia Suryanti menegaskan, penggunaan BPO harus dikurangi, bahkan hapuskan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Amandemen Kigalibahan perusak ozonEmisi gas rumah kacaHari Ozon SeduniaHFCKLHKlapisan ozon

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Peternakan Unpad, Prof.Yuli Astuti Hidayat. Foto unpad.ac.id.

Yuli Astuti: Olah Limbah Ternak Terpadu Biar Untung dan Ramah Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media