Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aman Berolahraga Saat Puasa Ramadan

Olahraga saat berpuasa sebaiknya ditujukan untuk menjaga kebugaran, bukan mengejar performa maksimal.

Rabu, 18 Februari 2026
A A
Ilustrasi berolahraga lari saat berpuasa. Foto @drazenzigic /freepik.com.

Ilustrasi berolahraga lari saat berpuasa. Foto @drazenzigic /freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Namun, pelari perlu memperhatikan tiga aspek utama, yakni waktu, intensitas, dan kondisi fisik sebelum berlari. Olahraga pun sebaiknya ditujukan untuk menjaga kebugaran, bukan mengejar performa maksimal.

Lari setelah berbuka puasa merupakan pilihan paling aman. Pada fase ini, tubuh telah mendapatkan asupan makanan dan cairan sehingga risiko dehidrasi relatif lebih kecil. Lari dapat dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang selama 30–45 menit.

Selain itu, waktu menjelang berbuka juga dinilai cukup ideal untuk lari ringan berdurasi singkat sekitar 15–30 menit. Sebab tubuh dapat segera mengganti cairan setelahnya.

Sementara waktu setelah sahur juga masih memungkinkan. Meskipun risiko dehidrasi dinilai lebih tinggi dibanding dua waktu sebelumnya.

Dari sisi intensitas, lari saat puasa sebaiknya dilakukan pada level ringan hingga sedang. Pada intensitas ringan, napas tetap teratur, tubuh terasa nyaman, dan masih memungkinkan berbicara dengan kalimat panjang.

Baca juga: Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Peneliti BRIN Bagikan Strategi Mitigasi Darurat

Sementara pada intensitas sedang, napas mulai lebih cepat. Namun masih terkendali dan hanya mampu berbicara beberapa kata.

“Olahraga harus dihentikan jika muncul rasa lemas, mual, pusing, gemetar, atau sangat haus karena itu bisa menjadi tanda dehidrasi dan penurunan gula darah,” jelas dia.

Strategi hidrasi juga menjadi kunci utama. Berdasarkan penelitian di Indonesia, pola minum 4–2–2, yakni 4 gelas saat berbuka, 2 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur dinilai paling efektif memenuhi kebutuhan cairan harian.

Sementara penelitian di Inggris menunjukkan minum air dalam jumlah besar sekaligus saat sahur tidak dianjurkan karena cairan cepat terbuang melalui urine. Cairan sebaiknya dikonsumsi bertahap dan disertai makanan.

Selain hidrasi, kecukupan tidur turut berperan menjaga kebugaran. Studi menunjukkan durasi tidur ideal berkisar 7–9 jam per hari, atau dapat disiasati dengan tidur malam 4–5 jam yang dilengkapi tidur siang.

Baca juga: Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Aceh hingga Papua

Waktu dan asupan pendukung

Selain jenis dan durasi, pemilihan waktu olahraga juga perlu diperhatikan. Aries merekomendasikan olahraga dilakukan sebelum berbuka puasa, setelah berbuka antara Magrib dan Isya, setelah tarawih pada pukul 21.00–23.00, atau sebelum sahur bagi yang sudah terbiasa.

Pilih makanan yang kaya karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat agar energi tetap terjaga sepanjang hari.

“Pastikan asupan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka untuk menghindari dehidrasi,” imbuh dia.

Ia juga mengingatkan agar menghindari olahraga dengan intensitas tinggi dan durasi panjang selama puasa. Istirahat yang cukup penting agar tubuh memiliki waktu untuk pemulihan. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: FKGiz IPB UniversityolahragaPuasa RamadanSahur dan Berbuka

Editor

Next Post
Ilustrasi logam tanah jarang. Foto ctis.id.

Tantangan Teknologi Ekstraksi Logam Tanah Jarang di Indonesia

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media