Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Antisipasi Awan Panas Susulan, Wisata Alam Merapi Tutup Sementara

Potensi bahaya luncuran awan panas Gunung Merapi hingga 7 kilometer. Tiga objek wisata alam di sana ditutup sementara.

Minggu, 12 Maret 2023
A A
Objek wisata alam Plunyon ditutup sementara pasca erupsi Gunung Merapi pada 11 Maret 2023. Foto Instagram BTN Gunung Merapi.

Objek wisata alam Plunyon ditutup sementara pasca erupsi Gunung Merapi pada 11 Maret 2023. Foto Instagram BTN Gunung Merapi.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sejumlah objek wisata alam (OWA) di Wilayah Taman Nasional Gunung Merapi ditutup sementara terhitung mulai 12 Maret 2023. Kebijakan penutupan tersebut menyusul kejadian erupsi Merapi pada 11 Maret 2023 siang yang disertai dengan rentetan awan panas.

“Dan masih ada luncuran awan panas susulan,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Muhammad Wahyudi dalam surat pengumuman tentang penutupan OWA tersebut tertanggal 12 Maret 2023.

Baca Juga: Aktivitas Megathrust Nias Simeulue Picu Gempa Dangkal Laut Singkil

Kebijakan tersebut juga mendasarkan pada siaran pers Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknolog Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada 11 Maret 2023. Bahwa status Gunung Merapi masih pada tingkat Siaga atau Level III. Sementara potensi bahaya luncuran awan panas antara 5-7 kilometer yang melewati beberapa alur sungai.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: awan panasditutup sementaraerupsi Gunung Merapiobjek wisata alamTaman Nasional Gunung Merapi

Editor

Next Post
Korban longsor Natuna yang meningggal dunia dan telah ditemukan 46 orang. Foto BNPB, pencarian korban longsor di Desa Sumber Sari, Kecamatan Banjit, Kabupayen Way Kanan, Provinsi Lampung.

Korban Longsor Natuna 46 Orang, Longsor di Lampung 2 Orang Tewas

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media