Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Antisipasi Awan Panas Susulan, Wisata Alam Merapi Tutup Sementara

Potensi bahaya luncuran awan panas Gunung Merapi hingga 7 kilometer. Tiga objek wisata alam di sana ditutup sementara.

Minggu, 12 Maret 2023
A A
Objek wisata alam Plunyon ditutup sementara pasca erupsi Gunung Merapi pada 11 Maret 2023. Foto Instagram BTN Gunung Merapi.

Objek wisata alam Plunyon ditutup sementara pasca erupsi Gunung Merapi pada 11 Maret 2023. Foto Instagram BTN Gunung Merapi.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sejumlah objek wisata alam (OWA) di Wilayah Taman Nasional Gunung Merapi ditutup sementara terhitung mulai 12 Maret 2023. Kebijakan penutupan tersebut menyusul kejadian erupsi Merapi pada 11 Maret 2023 siang yang disertai dengan rentetan awan panas.

“Dan masih ada luncuran awan panas susulan,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Muhammad Wahyudi dalam surat pengumuman tentang penutupan OWA tersebut tertanggal 12 Maret 2023.

Baca Juga: Aktivitas Megathrust Nias Simeulue Picu Gempa Dangkal Laut Singkil

Kebijakan tersebut juga mendasarkan pada siaran pers Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknolog Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada 11 Maret 2023. Bahwa status Gunung Merapi masih pada tingkat Siaga atau Level III. Sementara potensi bahaya luncuran awan panas antara 5-7 kilometer yang melewati beberapa alur sungai.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: awan panasditutup sementaraerupsi Gunung Merapiobjek wisata alamTaman Nasional Gunung Merapi

Editor

Next Post
Korban longsor Natuna yang meningggal dunia dan telah ditemukan 46 orang. Foto BNPB, pencarian korban longsor di Desa Sumber Sari, Kecamatan Banjit, Kabupayen Way Kanan, Provinsi Lampung.

Korban Longsor Natuna 46 Orang, Longsor di Lampung 2 Orang Tewas

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media