Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Badan Geologi Terbitkan Juknis Pengusulan Geopark

Kamis, 23 Maret 2023
A A
Kawasan Geopark Gunung Sewu yang berada di Gunungkidul, DIY, 8 Desember 2022. Foto wanaloka.com

Kawasan Geopark Gunung Sewu yang berada di Gunungkidul, DIY, 8 Desember 2022. Foto wanaloka.com

Share on FacebookShare on Twitter

Sedangkan persyaratan geopark menurut UNESCO adalah pengelola geopark menunjukan upaya melaksanakan rencana induk geopark paling singkat satu tahun sejak dibentuk, menyusun proposal pengusulan untuk menjadi UNESCO Global Geopark (UGGp), memenuhi pediman teknis pengembangan UNESCO Global Geopark.

Geopark sebagai bentuk pelestarian sumberdaya geologi bertujuan untuk pelestarian, pemanfaatan, pengelolaan kawasan situs pelestarian geologi secara holistik bersama sumber daya alam lain untuk pembangunan berkelanjutan.

Pengembangan geopark perlu ada proses riset dan inovasi dalam konteks geopark. Riset yang dilakukan terkait geopark bisa berbagai macam, seperti mengenai Geo-Culture, Geo-Arkeologi, Geo-Botani, Geo-pedologi, Geotrail, Geotourism & Leisure, Geoproduct, Geo-homestay, dan banyak lagi.

Baca Juga: Kandang Kawat Duri Efektif Cegah Konflik dengan Harimau  

Inovasi lain yang dapat dihasilkan, misalnya melalui pembangunan museum, pembangunan pusat informasi, membuat infografis yang dapat dipahami masyarakat, dapat berupa animasi, film atau video, katalog, maskot ataupun arboretum.

Guru Besar Teknik Geologi Universitas Padjajaran (Unpad) Mega Fatimah menyampaikan peran perguruan tinggi atau lembaga litbang dalam mengembangkan geopark tidak bisa bergerak sendiri. Perlu mengusung unsur penta helix, seperti melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, industri, masyarakat lokal, dan media.

Sebagai akademisi dan peneliti yang berperan dalam riset dan inovasi geopark mengajak untuk mengembangkan berbagai topik riset dari berbagai pendekatan disiplin ilmu dan teknologi sesuai dengan karakteristik wilayah atau kondisi geologi dari geopark-nya.

Baca Juga: Perubahan Iklim Kian Mengkhawatirkan, Perlu Payung Hukum dan Kontribusi Aksi

“Angkat topik lokal untuk untuk dipromosikan ke tingkat global,” kata Mega.

Sementara untuk mengelola serta mengembangkan sebuah geopark, menurut Wakil Ketua I Jaringan Geopark Indonesia (JGI) Abdillah Baraas, perlu ada riset dengan melibatkan akademisi. Akademisi mempunyai peranan penting dan utama dalam pengembangan geopark, layaknya kemasan sebuah produk yang harus terus diperbaharui. Keterlibatan media dalam mendiseminasikan hasil-hasil penelitian juga sangat diperlukan.

“Akademisi adalah insan penghasil pemikiran baru. Media adalah penyalur ide-ide dan gagasan tersebut agar bisa disampaikan kepada masyarakat luas,”ucap Abdillah. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM, BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12

Editor

Next Post
MoU antara KLHK dengan MA soal perlindungan hukum LHK. Foto ppid.menlhk.go.id.

MoU KLHK dan MA Lindungi LHK dengan Menambah Hakim Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media