Jumat, 13 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir Bandang dan Retakan Tanah di Sukabumi Akibat Bibit Siklon dan Gempa

Potensi longsor dan banjir bandang dapat terjadi, mengingat puncak musim hujan di Jawa Barat bagian selatan itu Desember dan Januari di bagian utara.

Sabtu, 7 Desember 2024
A A
Tim BMKG tinjau lokasi retakan tanah di Sukabumi, 6 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.

Tim BMKG tinjau lokasi retakan tanah di Sukabumi, 6 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Nikmati Fenomena Astronomi 2025 dari Parade Planet hingga Hujan Meteor  

Rapat koordinasi ini juga dihadiri Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Kepala BNPB Suharyanto, Bupati Sukabumi Marwan Hamami, perwakilan Basarnas, BPBD, dan Forkopimda.

Retakan tanah di Sukabumi

BMKG juga turut meninjau lokasi terdampak bencana di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan hasil tinjauan BMKG, fenomena retakan tanah di pemukiman warga setempat cukup parah sehingga menyebabkan masyarakat harus mengungsi.

Menurut Dwikorita, retakan tanah terjadi akibat hujan lebat yang menyebabkan longsor. Berdasarkan data BMKG, dalam 10 hari terakhir terjadi gempa bumi di wilayah Jawa Barat dengan magnitude lemah dan tidak sampai dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Mengapa Satwa Liar Diserahkan pada BBKSDA, Direhabilitasi, Lalu Dilepasliarkan?

“Gempanya dapat menggoyang tebing. Ketika diguyur hujan, dampak lanjutannya akan jadi lebih mudah longsor,” jelas Dwikorita.

Setelah longsor terjadi, materialnya akan menutup lembah-lembah sungai dan membendung air hujan. Namun ketika hujan terjadi terus menerus dengan intensitas lebat, bendungan tidak akan kuat menahan, sehingga jebol dan menjadi banjir bandang.

“Potensi longsor dan banjir bandang masih dapat terjadi selama bulan-bulan ini. Mengingat puncak musim hujan di Jawa Barat itu Desember di bagian selatan dan Januari di bagian utara. Jadi mohon diwaspadai,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir Bandangbibit siklongempa magnitude lemahKabupaten SukabumiKepala BMKG Dwikorita Karnawatiretakan tanahTanah Longsor

Editor

Next Post
Banjir di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Foto Dok. Kementerian PU.

Banjir Langganan di Ambawang Kalbar, Ini Penyebab dan Solusi Versi Kementerian PU dan Komisi V DPR

Discussion about this post

TERKINI

  • KLH/BPLH meninjau proses pencarian korban longsoran sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, 8 maret 2026. Foto KLH/BPLH.TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 9 Maret 2026
  • Ilustrasi sakit campak. Foto Kemenkes.Vaksinasi Penting karena Campak Cepat Menular dan Ada Risiko Jangka Panjang
    In Rehat
    Senin, 9 Maret 2026
  • Titik transfer batu bara melalui ship to ship di Kalimantan Timur. Foto Walhi Kaltim.Peninjauan Kembali RTRW Kalimantan Timur Harus Berpihak pada Nelayan dan Lingkungan
    In Lingkungan
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Ilustrasi roti berjamur. Foto jackmac34/pixabay.com.Temuan Roti MBG Berjamur, Pakar Ingatkan Sebaiknya Tak Dikonsumsi
    In Rehat
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Presiden RI Prabwo Subianto dan Presiden AS Donald Trumph. Foto White House/Setpres.Walhi: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS Melanggengkan Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 7 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media