Selasa, 30 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir dan Longsor Kembali Terjang Padang Pariaman

Sabtu, 5 Oktober 2024
A A
Padang Pariaman, Sumatera Barat kembali dilanda banjir dan tanah longsor, 5 Oktober 2024. Foto BPBD Padang Pariaman.

Padang Pariaman, Sumatera Barat kembali dilanda banjir dan tanah longsor, 5 Oktober 2024. Foto BPBD Padang Pariaman.

Share on FacebookShare on Twitter

Banjir di Halmahera Utara

Sementara intensitas hujan yang tinggi dengan durasi cukup lama membuat Sungai Wailamo meluap sehingga mengakibatkan banjir di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat, 4 Oktober 2024 pukul 22.00 WIT.

Banjir tersebut melanda lima desa di wilayah administratif Kecamatan Kao Barat, yaitu Desa Pitago, Desa Bailengit, Desa Soamaetek, Desa Parseba dan Desa Tuguis dengan tinggi muka air mencapai 80 cm.

Berdasarkan data yang diterima BNPB, tercatat 748 kepala keluarga terdampak banjir. Kerugian materil dilaporkan 748 unit rumah terendam dan masih terus dilakukan pendataan hingga hari ini.

Baca Juga: Keterlibatan Militer dalam PSN di Merauke Ancam Hak Hidup Orang Papua

Peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, tanggal 4-5 Oktober 2024, Maluku Utara masih berpotensi terjadi hujan lebat dengan status waspada (signature.bmkg.go.id)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara dan BPBD Maluku Utara terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk melakukan pendataan dan upaya pertolongan terhadap yang terdampak.

“Kondisi mutakhir dilaporkan air sudah surut. Warga terdampak bergotong royong mulai melakukan pembersihan material sisa banjir di rumahnya dan di lingkungannya masing-masing,” kata Abdul Muhari. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir dan LongsorBNPBKabupaten Halmahera UtaraKabupaten Padang PariamanSungai Wailamo

Editor

Next Post
Indonesia terletak di persimpangan empat lempeng tektonik utama. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Indonesia Sumbang 15 Persen Total Gempa Bumi di Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media