Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir di Empat Desa Serdang Bedagai Akibat Tanggul Jebol

Selasa, 7 Januari 2025
A A
Banjir landa empat desa di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, 7 Januari 2025. Foto Dok. BPBD Serdang Bedagai.

Banjir landa empat desa di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, 7 Januari 2025. Foto Dok. BPBD Serdang Bedagai.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Banjir melanda empat desa di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa, 7 Januari 2025 pukul 03.30 WIB dini hari. Banjir ini disebabkan luapan Sungai Sibarau dan tanggul di dua titik sepanjang 30 meter dan 50 meter jebol. Air kiriman dari wilayah hulu di Simalungun turut memperparah situasi.

Berdasarkan informasi BPBD Serdang Bedagai, sebanyak 429 kepala keluarga terdampak, total 429 rumah terendam dan satu rumah dilaporkan rusak berat. Desa yang terkena dampak adalah Desa Bukit Cermin Hilir, Desa Martebing, Desa Bantan, dan Desa Aras Panjang.

Baca juga: Melengkapi Data Terserak 44 Tahun Banjir Bandang Sangiang

Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa, dan pengungsian. Upaya penanganan banjir BPBD Serdang Bedagai terus memantau kondisi di lapangan dan memberikan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak. Koordinasi dengan perangkat desa, camat, dan dinas terkait juga dilakukan untuk mendukung proses penanganan dan pemulihan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Cuaca EkstremKabupaten Serdang BedagaiSungai meluaptanggul jebol

Editor

Next Post
Warga menunjukkan rumahnya yang terdampak banjir dan longsor di Sukabumi pada Desember 2024 yang telah diperbaiki dengan konsep Riksa, 8 Januari 2025. Foto Dok. BNPB.

Huntap Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sukabumi Senilai Rp60 Juta

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media