Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bebas Asap, Riau Jadi Jujugan 14 Negara Belajar Pengelolaan Lahan Gambut

Riau acapkali identik dengan asap saat kemarau, karena terjadi kebakaran lahan gambut. Namun beberapa tahun terakhir terbebas dari asap. Mengapa?

Rabu, 14 Desember 2022
A A
Ilustrasi penanganan kebakaran lahan gambut di Indonesia. Foto ppid.menlhk.go.id.

Ilustrasi penanganan kebakaran lahan gambut di Indonesia. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Selama 2019 – 2022, Indonesia terus melakukan perbaikan restorasi gambut seluas 300 ribu hektare di pemegang konsesi. Selain itu, 230 desa seluas 50 ribu hektare telah diterapkan restorasi dengan melibatkan masyarakat setempat.

Berbagai pengalaman tersebut menjadi isu penting yang disepakati para pemimpin dunia saat Presidensi G20 Indonesia, di bawah kelompok kerja lingkungan dan iklim. Para pemimpin G20 mengakui ekosistem gambut penting untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

“Kami berharap lokakarya ini akan mengumpulkan dan menyatukan dukungan bersama terhadap perlindungan dan pengelolaan ekosistem lahan gambut,” harap Siti.

Baca Juga: Peringati Hari Nusantara, Indonesia Harap Wujudkan Visi Poros Maritim Dunia 2023

Indonesia juga sudah bermitra dengan Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, dan Republik Peru mengambil inisiatif untuk mendirikan Pusat Lahan Gambut Tropis Internasional dengan mitra koordinasi seperti FAO, UNEP, CIFOR dan KLHK.

Indonesia berharap lokakarya ini dapat diadakan setiap tahun. Juga menjadi kesempatan berbagi pengalaman dan bertukar praktik terbaik dari negara, organisasi, sektor swasta, dan universitas.

Menteri Negara Bidang Wilayah Luar Negeri, Persemakmuran, Energi, Iklim dan Lingkungan, Inggris Raya, Lord Goldsmith mengisahkan saat mengunjungi Indonesia dan melihat langsung, ia meyakini Indonesia sedang memimpin dunia dalam perlindungan dan restorasi lahan gambut.

Baca Juga: Sumber Gempa Karangasem Bali, Sudah Terjadi 21 Kali Gempa Susulan

“Indonesia menekankan pada kebutuhan memperbaiki dan melindungi lahan gambut untuk mengurangi emisi,” kata Goldsmith dalam sambutan virtualnya.

Luasan gambut mencapai 450 juta hektare yang tersebar di berbagai negara di dunia. Dan meskipun luasannya hanya tiga persen dari permukaan bumi, lahan gambut adalah penyimpan karbon terbesar di darat sebesar 25 persen dari jumlah hutan dunia. Goldsmith mengapresiasi berbagai kebijakan pemerintah Indonesia dalam melindungi ekosistem gambut.

Baca Juga: Kukuh Leksono, Bencana adalah Peristiwa Hukum, Semua Berhak Dapat Layanan Kemanusiaan

“Indonesia telah mengambil keputusan sangat berani dengan menghentikan izin baru di hutan primer dan lahan gambut seluas 66 juta hectare,” kata Goldsmith.

Goldsmit menyatakan percaya Indonesia merestorasi lahan gambut lebih dari 1 juta ha dan mencetak rekor menanam mangrove seluas 600.000 ha.

“Inggris siap mendukung ambisi Indonesia untuk FoLU Net Sink 2030,” janji Goldsmit. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: FOLU Net Sink 2030karhutlakebakaran lahan gambutKementerian Lingkungan dan Kehutananlahan gambutlahan gambut di Riaulahan gambut tropisrestorasi lahan gambut

Editor

Next Post
Parpol-parpol yang dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2024. Foto kpu.go.id.

Dugaan Kecurangan Verifikasi Parpol, UII Minta KPU Buka Data Verifikasi Faktual

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media