Minggu, 27 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bekantan, Satwa Endemik di Kalimantan Selatan

Bekantan merupakan satwa endemik yang dilindungi dan memiliki peran ekologis signifikan, baik dalam menjaga rantai makanan maupun keseimbangan ekosistem hutan.

Sabtu, 25 Januari 2025
A A
Penyelamatan bekantan di Desa Muning Baru, Kecamatan Daha, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, Foto Dok. BKSDA Kalsel.

Penyelamatan bekantan di Desa Muning Baru, Kecamatan Daha, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, Foto Dok. BKSDA Kalsel.

Share on FacebookShare on Twitter

Perjalanan menuju kawasan SM Asam-Asam menggunakan long boat dengan titik start dari dermaga PLTU Asam-Asam. Peninjauan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi open area di kawasan konservasi SM Asam-Asam yang merupakan habitat bekantan yang menjadi spesies kunci  dan  primata khas Kalimantan.

Baca juga: Kata Pakar Kelautan dan Pakar Hukum Agraria Soal HGB di Laut

Bekantan yang memiliki bentuk hidung unik telah masuk dalam daftar primata dengan status Appendix I dari CITES (the Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) yang berarti tidak boleh diperdagangkan. Statusnya juga dinyatakan “Endangered” dalam International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List.

Selama giat dijumpai empat kelompok bekantan dengan tiap-tiap kelompok berjumlah antara 5 hingga 8 individu teramati.

Dari hasil pengamatan di lapangan, ditemukan beberapa area yang memerlukan rehabilitasi habitat untuk meningkatkan daya dukung habitat terhadap populasi satwa liar. Selain itu, tim juga mencatat adanya ancaman seperti degradasi lahan dan perambahan kawasan yang membutuhkan perhatian lebih dalam pengelolaan kawasan.

Baca juga: AMAN dan KPA Mengecam Penggusuran Rumah Masyarakat Adat di Sikka

“Pelestarian Rusa Sambar dan Bekantan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat lokal,” ujar Agus.

Keberadaan satwa liar seperti bekantan sebagai satwa endemik yang dilindungi memiliki peran ekologis yang signifikan, baik dalam menjaga rantai makanan maupun keseimbangan ekosistem hutan. Hasil dari peninjauan lapangan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan dokumen rencana pengelolaan SM Asam-Asam.

Beberapa kegiatan yang perlu dilaksanakan meliputi rehabilitasi open area dengan penanaman vegetasi asli yang sesuai dengan kebutuhan habitat satwa, peningkatan patroli kawasan untuk mengurangi ancaman perburuan liar dan perambahan, serta pengembangan program edukasi dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Kegiatan diakhiri dengan melakukan penanaman pohon bersama dengan PT. IP PLTU Asam asam pada kawasan open area. [WLC02]

Sumber: PPID KLHK, KSDAE KLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bekantanBKSDA KalselNasalius lavartusrusa sambarsatwa endemik KalselSM Asam AsamTWA Pulau Bakut

Editor

Next Post
Pemeriksaan kucing di Klinik Kesehatan Hewan di Wedi, Klaten, Jawa Tengah. Foto Istimewa.

Waspada Penularan Virus Flu Burung dari Sapi Perah dan Kucing

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media