Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bekantan, Satwa Endemik di Kalimantan Selatan

Bekantan merupakan satwa endemik yang dilindungi dan memiliki peran ekologis signifikan, baik dalam menjaga rantai makanan maupun keseimbangan ekosistem hutan.

Sabtu, 25 Januari 2025
A A
Penyelamatan bekantan di Desa Muning Baru, Kecamatan Daha, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, Foto Dok. BKSDA Kalsel.

Penyelamatan bekantan di Desa Muning Baru, Kecamatan Daha, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, Foto Dok. BKSDA Kalsel.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Bakut seluas 15,58 hektare berada tepat di bawah Jembatan Barito yang dilintasi Sungai Barito, Kalimantan Selatan. Lokasi tersebut merupakan habitat Bekantan (Nasalius lavartus) yang merupakan satwa endemik Pulau Kalimantan dan fauna identitas Kalimantan Selatan.

“Meskipun berada di bawah Jembatan Barito, upaya perlindungan Bekantan di Pulau Bakut tetap terjaga. Ini menjadi bukti kesinambungan antara konservasi kehati dan pembangunan,” ujar Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Sulaiman Umar melihat langsung pengelolaan kawasan TWA Pulau Bakut di tengah Sungai Barito, Kalimantan Selatan, Sabtu, 25 Januari 2025.

Upaya konservasi TWA Pulau Bakut dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan (BKSDA Kalsel) bekerjasama dengan para pihak. Kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan pelestarian alam yang berfungsi sebagai taman wisata alam melalui SK Menhut No.140/kpts-II/2003 tanggal 21 April 2003.

Baca juga: Sungai Tuntang Meluap, Jalur Rel KA Stasiun Gubug-Karangjati Amblas Lagi

Dalam kunjungan itu, Sulaiman mempraktikan langsung pembayaran tarif masuk pengunjung TWA yang telah mengakomodir berbagai macam platform aplikasi dompet digital nasional.

Sulaiman juga menyusuri jalur jembatan kayu sepanjang 600 meter untuk melihat keberadaan Bekantan. Ia juga melakukan simbolis penanaman pohon untuk mendorong budaya menanam pohon yang telah menjadi bisnis baru dalam pengelolaan sektor kehutanan.

Bekantan dan Rusa Sambar di SM Asam Asam

Pelestarian bekantan dan rusa sambar (Cervus unicolor) juga dilakukan tim BKSDA Kalsel bekerja sama dengan PLTU Asam-Asam di Penangkaran Rusa dan kawasan Suaka Margasatwa (SM) Asam Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Keduanya termasuk satwa dilindungi.

Baca juga: Status HGB di Perairan Sidoarjo dan SHM di Bekasi Versi Menteri ATR dan Komisi IV

Peninjauan dipimpin langsung Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna diterima oleh Manager PLTU ASAM-Asam, Reo Yanuar Hadi dan tim leader environment, Pahrinnor.

Dalam peninjauan itu dilakukan pembinaan terhadap kewajiban administrasi terkait perizinan penangkaran, serta teknis dengan melihat kondisi dan jumlah rusa.  Dalam diskusi permasalahan, terungkap adanya kendala perpanjangan perijinan penangkaran yang harus ditindaklanjuti bersama.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bekantanBKSDA KalselNasalius lavartusrusa sambarsatwa endemik KalselSM Asam AsamTWA Pulau Bakut

Editor

Next Post
Pemeriksaan kucing di Klinik Kesehatan Hewan di Wedi, Klaten, Jawa Tengah. Foto Istimewa.

Waspada Penularan Virus Flu Burung dari Sapi Perah dan Kucing

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media