Rabu, 26 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bekas Longsor Ditemukan di TN Betung Kerihun Kalimantan Barat

Senin, 23 Desember 2024
A A
Penampakan titik-titik longsor di TN Betung Kerihun, Kalbar. Foto Balai Besar TNBKDS.

Penampakan titik-titik longsor di TN Betung Kerihun, Kalbar. Foto Balai Besar TNBKDS.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Polisi Kehutanan (Polhut) menemukan beberapa titik area terbuka berupa bekas longsor di dalam kawasan Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat melalui citra satelit, Ahad, 15 Desember 2024. Kemudian Bersama Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW dan Koramil Embaloh Hulu melakukan koordinasi untuk mengantisipasi aktivitas manusia, terutama warga negara asing (WNA) di area terbuka tersebut.

“Mengingat titik lokasi tersebut dekat dengan perbatasan dengan Malaysia dan masuk dalam wilayah Embaloh Hulu. Tim Patroli Gabungan mengecek kondisi area terbuka tersebut,” jelas Ketua Tim Polhut Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TNBKDS), Edwar.

Target lokasi yang sangat jauh membuat tim harus menempuh perjalanan selama lima hari. Perjalanan ditempuh dengan menggunakan kendaraan air di Sungai, dilanjutkan berjalan kaki menuju lokasi. Medan yang sulit dan terjal tidak menyurutkan semangat tim untuk menuju lokasi. Selama perjalanan, tim pun bermalam beberapa hari di hutan rimba.

Baca juga: Gempa Dangkal Goyang Selatan Sukabumi Jawa Barat

“Kami harus segera cek untuk memastikan tidak terjadi aktivitas illegal di area tersebut. Kolaborasi ini sangat penting untuk mengantisipasi segala ancaman yang ada,” imbuh Sertu Sutomo dari Koramil Embaloh Hulu.

Saat sudah mencapai lokasi target, tim segera melakukan pengamatan fisik di area terbuka tersebut. Tim juga menerbangkan drone untuk melihat kondisi area terbuka dari atas ketinggian. Hasilnya area terbuka tersebut bukan akibat dari aktivitas manusia, melainkan kejadian alam yang mengakibatkan beberapa titik mengalami tanah longsor yang masif.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kalimantan BaratlongsorTaman Nasional Betung Kerihun

Editor

Next Post
Salah satu lahan di Marauke untuk PSN food estate. Foto Dok. YLBHI.

PSN di Merauke Mengancam Otonomi Khusus Papua

Discussion about this post

TERKINI

  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media