Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Beredar Minyak Goreng Palsu, Ini Ciri-ciri yang Bisa Dilihat dan Dirasa

Senin, 17 Maret 2025
A A
Menteri Perdagangan pimpin ekspos hasil pengawasan minyak goreng bersubsidi. Foto Dok. Kementerian Perdagangan.

Menteri Perdagangan pimpin ekspos hasil pengawasan minyak goreng bersubsidi. Foto Dok. Kementerian Perdagangan.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Produsen minyak goreng sawit merek tertentu ditengarai melakukan pemalsuan sehingga merugikan konsumen. Padahal minyak goreng dimaksud masuk kategori minyak goreng bersubsidi. Masyarakat pun heboh. Lantas bagaimana cara membedakan antara minyak goreng asli dan palsu?

Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University, Nur Wulandari menengarai kasus pemalsuan tersebut merupakan bagian dari kecurangan pangan (food fraud).

Berdasarkan Global Food Safety Initiative (GFSI 2014), food fraud merupakan istilah umum yang mencakup penggantian bahan pangan yang disengaja, penambahan, perusakan produk pangan, informasi produk yang keliru pada kemasan atau label produk pangan. Tujuannya untuk keuntungan ekonomi dan dapat berdampak bagi kesehatan konsumen

Dalam kasus minyak goreng bersubsidi ini, pemalsuan yang terjadi berupa mengganti atau menambah dengan minyak goreng yang mutunya lebih rendah, karena diduga dicampur dengan minyak goreng bekas pakai. Juga pemalsuan informasi produk pada label, bahhwa isi bersih minyak goreng dalam kemasan yang tidak sesuai dengan yang seharusnya.

Sementara minyak goreng asli adalah minyak goreng yang memenuhi standar mutu dan memenuhi syarat pada SNI. Misalnya untuk minyak goreng sawit harus memenuhi SNI 7709:2019.

Perbedaan mutu minyak goreng secara praktis bisa dilakukan dengan pengujian keadaan minyak goreng pada aspek bau, rasa, dan warna, dan kekentalannya.

“Minyak goreng bermutu baik memiliki bau dan rasa yang normal, khas minyak goreng, cenderung bland (netral) serta tidak ada aroma dan rasa yang menyimpang seperti aroma tengik dan aroma menyengat,” urai Wulan.

Secara visual, ia menyebut, minyak goreng terlihat jernih dengan warna kuning keemasan. Tidak ada endapan berwarna gelap atau partikel-partikel di bagian bawah minyak. Selain itu, pengamatan terhadap kinerja minyak goreng dapat dilakukan saat digunakan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: food fraudIPB Universityminyak goreng palsu

Editor

Next Post
Pusat gempa kembar (gempa doublet) di darat mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Selasa pagi, 18 Maret 2025. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Gempa Kembar Darat Guncang Taput, BMKG: 10 Kali Gempa Susulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media