Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Beredar Minyak Goreng Palsu, Ini Ciri-ciri yang Bisa Dilihat dan Dirasa

Senin, 17 Maret 2025
A A
Menteri Perdagangan pimpin ekspos hasil pengawasan minyak goreng bersubsidi. Foto Dok. Kementerian Perdagangan.

Menteri Perdagangan pimpin ekspos hasil pengawasan minyak goreng bersubsidi. Foto Dok. Kementerian Perdagangan.

Share on FacebookShare on Twitter

Wulan menjelaskan, minyak goreng yang mutunya kurang baik dapat memiliki kinerja yang lebih rendah, dengan indikasi minyak goreng cepat berasap saat dipanaskan. Minyak goreng cepat berubah warna keruh dan menjadi gelap kecoklatan. Minyak goreng terasa lebih kental. Minyak goreng lebih cepat berbuih/berbusa. Produk gorengan yang dihasilkan cenderung lebih berminyak.

Risiko bagi tubuh

Selain itu, terdapat risiko bahaya keamanan pangan dari konsumsi minyak goreng bermutu rendah. Selama penggunaannya, minyak goreng akan mengalami perubahan komponen kimia penyusunnya, antara lain berupa kenaikan asam lemak bebas, bilangan peroksida, dan komponen hasil degradasi minyak selanjutnya akibat reaksi kimiawi yang dapat bersifat sebagai radikal bebas.

Jika terlalu banyak mengonsumsi produk pangan yang digoreng dengan minyak yang bermutu buruk, maka risiko asupan komponen kimia berbahaya semakin tinggi.

“Juga akan berdampak negatif bagi kesehatan tubuh manusia. Dampak yang dapat terjadi berupa peningkatan risiko terjadinya penyakit degeneratif dan kronis,” imbuh dia.

Wulan menyarankan untuk menghentikan penggunaan minyak goreng yang bermutu rendah, dan beralih mengonsumsi minyak yang bermutu baik. Selain itu, banyak mengonsumsi jenis pangan lainnya yang tinggi serat, vitamin, dan antioksidan seperti buah dan sayur segar untuk mengurangi dampak asupan bahan kimia yang berbahaya atau bersifat radikal bebas. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: food fraudIPB Universityminyak goreng palsu

Editor

Next Post
Pusat gempa kembar (gempa doublet) di darat mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada Selasa pagi, 18 Maret 2025. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Gempa Kembar Darat Guncang Taput, BMKG: 10 Kali Gempa Susulan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
  • Ilustrasi forest healing. Foto Pexels/Pixabay.com.Healing Forest Tak Bisa Sembarangan, Apa Syaratnya?
    In Traveling
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media