Baca juga: Emilya Nurjani, Sampaikanlah Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dengan Bahasa Mudah Dipahami
Polutan di atmosfer meningkat
Fenomena peningkatan suhu tersebut, menurut Sonni berkaitan dengan proses absorbsi radiasi medan elektromagnetik dari atmosfer. Kondisi itu berpengaruh langsung terhadap perubahan suhu udara, khususnya di lapisan troposfer bagian bawah.
Sementara atmosfer berfungsi menjadi medium yang menerima radiasi dari dua sumber utama, yakni Matahari dan Bumi. Radiasi dari Matahari disebut radiasi gelombang pendek, sedangkan radiasi dari Bumi disebut radiasi gelombang panjang.
“Keduanya memiliki spektrum absorpsi berbeda,” kata Sonni.
Radiasi matahari lebih banyak diserap di lapisan stratosfer hingga termosfer, terutama pada spektrum ultraviolet (UV). Sementara radiasi gelombang panjang dari permukaan Bumi lebih dominan diserap di lapisan troposfer pada spektrum inframerah (IR).
Baca juga: Belajar dari Kearifan Lokal Kasepuhan Girijaya dan Tahura Atasi Perubahan Iklim
Besarnya energi radiasi yang diserap atmosfer sangat bergantung pada kerapatan partikel pengabsorpsi dan intensitas radiasi yang diterima. Semakin tinggi konsentrasi partikel pengabsorpsi, semakin besar energi yang terserap, sehingga suhu udara pun meningkat.
Ada dua faktor utama yang memicu pemanasan udara di lapisan bawah atmosfer. Pertama, peningkatan konsentrasi gas-gas pengabsorpsi radiasi gelombang panjang seperti uap air, karbon dioksida (CO₂), serta partikel aerosol dari polutan dan debu. Proses ini dikenal dengan efek rumah kaca yang menyebabkan panas dari Bumi terperangkap di atmosfer.
“Polutan di atmosfer meningkat,” kata Sonni.
Kedua, perubahan tutupan lahan akibat alih fungsi lahan hijau menjadi kawasan terbangun turut memengaruhi kapasitas panas permukaan Bumi. Permukaan dengan kapasitas panas rendah, seperti beton atau aspal, lebih cepat menyerap dan memancarkan panas dibandingkan tanah atau vegetasi.
“Ini membuat suhu permukaan meningkat dan memperkuat pemanasan udara di lapisan bawah,” tegas dia. [WLC02]
Sumber: UGM, IPB Univeristy







Discussion about this post