Pemerintah kini fokus utama pemadaman karhutla dua provinsi yaitu Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan.
Penanggulangan karhutla, pemerintah menggelar operasi darat yang didukung lebih dari 60.177 personel gabungan dan operasi udara (water bombing) serta operasi modifikasi cuaca (OMC).
Dilaporkan kondisi saat ini di Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan yang lebih baik.
“Presiden meminta agar upaya penanganan karhutla terus diperkuat dan seluruh sumber daya dikerahkan secara optimal untuk mempercepat pemadaman serta mencegah meluasnya kebakaran,” kata Teddy.
Kondisi terkini karhutla
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian kebakaran hutan dan lahan terbaru di sejumlah daerah pada Senin, 12 Oktober 2026.
Berikut daerah yang dilanda karhutla.
Desa Taraitak, Kecamatan Langowan Utara serta Desa Karor, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, dengan luasan yang terbakar mencapai sekitar 25 hektare.
Di Jalan Malaja 2, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan luasan satu hektare lahan terbakar, kondisi terakhir kebakaran berhasil dipadamkan. Di Dusun Urung, Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 1,5 hektare, berhasil dipadamkan.
Di Kelurahan Saran Matallo, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, sekitar dua hektare lahan terbakar. Pemadaman berhasil dilakukan pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Dari Provinsi Jawa Timur, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, mencapai dua hektare, dan berhasil dipadamkan. [WLC01]
Sumber: BPMI Setpres






Discussion about this post