Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dirjen KSDAE Baru Diminta Kawal RUU Konservasi Sumber Daya Alam

Selasa, 2 Mei 2023
A A
MenLHK Siti Nurbaya dan Dirjen KSDAE baru Satyawan Pudyatmoko (kanan). Foto ppid.menlhk.go.id.

MenLHK Siti Nurbaya dan Dirjen KSDAE baru Satyawan Pudyatmoko (kanan). Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam kesempatan tersebut, Siti juga meminta kepada Dirjen KSDAE yang baru untuk melakukan transformasi tata kelola kawasan konservasi berbasis lansekap, ekosistem dan masyarakat. Konteks tata kelola lansekap yang dimaksud adalah pengelolaan kawasan konservasi dengan dukungan dan partisipasi aktif para pihak. Termasuk masyarakat sekitar dan di dalam kawasan hutan, sehingga diperoleh manfaat bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Longsor di Wonosobo Satu Pengendara Motor Tewas Tertimbun

Sedangkan dalam untuk menguatkan pengelolaan kawasan konservasi, Siti meminta perlu ada terobosan melalui pola Resort Based Management (RBM). Terobosan tersebut berfokus pada penguatan pengelolaan tingkat tapak untuk memberikan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi. Baik melalui peningkatan fungsi tata kelola kawasan konservasi, optimalisasi pengelolaan, perlindungan dan pengamanan, penyediaan data dan informasi, dan mampu merespon persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan.

Terobosan menyeluruh dengan mengoptimalkan kinerja RBM akan memberi kepastian areal kerja yang dikelola, wilayah tanggung jawab pengelolaan, dan sistem perencanaan dan pengelolaan kawasan konservasi. Termasuk masyarakat di sekitarnya.

“Ini unsur penting untuk mencapai good forest governance dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan,” kata Siti. [WLC02]

Sumber: Kementerian LHK ==

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Ditjen KSDAEMenteri LHK Siti NurbayaResort Based ManagementRUU KSDAHEtata kelola kawasan konservasi

Editor

Next Post
Episentrum gempa dangkal di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara dengan magnitudo 5,6 pada Rabu pagi, 3 Mei 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan titik koordinat pusat gempa BMKG.

Gempa Dangkal 5,6 Magnitudo di Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media