Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dua Gempa Dalam di Laut Jawa Dirasakan Kuat di Kuta Bali

Jumat, 14 April 2023
A A
Dua gempa dalam di Laut Jawa dengan magnitudo hingga 6,9 pada hari ini, Jumat, 14 April 2023, dirasakan kuat di Kuta Bali. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Dua gempa dalam di Laut Jawa dengan magnitudo hingga 6,9 pada hari ini, Jumat, 14 April 2023, dirasakan kuat di Kuta Bali. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dua gempa dalam mengguncang Laut Jawa yang terjadi pada hari ini, Jumat, 14 April 2023, dengan magnitudo hingga 6,9 yang dirasakan kuat di Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali hingga sebagian wilayah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang terjadi gempa bumi jenis dalam akibat adanya aktivitas pada deformasi slab pull pada lempeng Indo Australia.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, pukul 16.55 WIB wilayah Laut Jawa, diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 6,6 yang memiliki parameter update magnitudo 6,9.

Baca Juga: Gempa Dangkal Darat Guncang Kota Bukittinggi

Pusat gempa terletak pada koordinat 6,31 derajat Lintang Selatan, 111,96 derajat Bujur Timur, berlokasi di laut pada jarak 65 kilometer arah Barat Laut Kota Tuban, Jawa Timur pada kedalaman 643 kilometer.

Daryono menegaskan, gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

“Gempa bumi dalam akibat adanya aktivitas deformasi slab pull pada lempeng Indo Australia yang tersubduksi hingga di bawah Laut Jawa. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” kata Daryono.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas Lempeng Indo AustraliaBMKGgempa dalamgempa dalam Laut JawaGempa Jawa Timurgempa Kuta Baligempa tektonikLaut JawaLempeng Indo Australia

Editor

Next Post
Barang bukti perdagangan kulit harimau di Bener Meriah,Aceh. Foto ppid.menlhk.go.id.

Mantan Bupati Bener Meriah OTT Jual Beli Kulit Harimau Divonis 1,5 Tahun Penjara

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media