Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Emisi GRK Diklaim Turun 118 Juta Ton per Tahun 2022

Minggu, 15 Oktober 2023
A A
Ilustrasi biodiesel dari minyak jelantah. Foto ebtke.esdm.go.id.

Ilustrasi biodiesel dari minyak jelantah. Foto ebtke.esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah berkomitmen untuk menurunkan emisi GRK sesuai kesepakatan global yang tercantum dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (E-NDC). Bahwa untuk mengurangi emisi GRK sebanyak 32 persen atau 358 juta ton CO2 dengan usaha sendiri, dan sebesar 41 persen atau sebanyak 446 juta ton CO2 dengan bantuan dunia internasional pada tahun 2030.

Berkat Biodiesel
Salah satu program yang dilaksanakan adalah pemanfaatan biomassa untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang memiliki dampak menghasilkan emisi gas buang. Biomassa juga merupakan sumber energi berbasis energi baru terbarukan yang memegang peranan penting dalam program dekarbonisasi menuju emisi nol bersih. Salah satu produk biomassa ialah biodiesel yang dimanfaatkan menjadi campuran bahan bakar diesel untuk kendaraan.

“Biodiesel menjadi campuran bahan bakar yang lebih bersih dan ramah lingkungan daripada bahan bakar fosil konvensional,” jelas Yudo dalam rangkaian acara Indonesia Sustainable Energy Week 2023 di Jakarta pada 10 Oktober 2023.

Baca Juga: Krisdyatmiko: Kebijakan Bagi-bagi Rice Cooker Tidak Tepat dan Boros Energi

Implementasi bodiesel di Indonesia telah berjalan sejak sekitar 17 tahun. Sekaligus Indonesia menjadi pelopor pemanfaatan biodiesel. Pada Februari 2023, program mandatory campuran Biodiesel ke bahan bakar fossil telah diimplementasikan secara nasional dengan persentase sudah mencapai 35 persen atau B35 dan terus akan ditingkatkan hingga mencapai B100.

Sepanjang 2022, program mandatori biodiesel B30 berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 27,8 juta CO2e. Dengan alokasi kuota biodiesel sebanyak 11 juta Kilo Liter (KL) dan nilai ekonomi mencapai lebih dari 10 miliar USD.

“Sedangkan pada 2023, kuota biodiesel ditetapkan sebesar 13,15 juta kL. Harapannya, nilai manfaat dari program ini dapat mencapai lebih dari 11,2 milyar USD,” terang Yudo. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bahan bakar fosilbiodieselemisi gas buangEmisi gas rumah kacaenergi baru terbarukan

Editor

Next Post
Pulau Pari di Kepulauan Seribu,Jakarta yang terancam tenggelam. Foto callforclimatejustice.org.

Walhi: KTT AIS 2023 Tak Selesaikan Masalah Krisis Iklim dan Kehancuran Ekologis Pesisir dan Pulau Kecil

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media