Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Erupsi Gunung Marapi, 11 Pendaki Ditemukan Tewas

Senin, 4 Desember 2023
A A
Jenazah sejumlah pendaki Gunung Marapi yang ditemukan dan dievakuasi. Foto @pendakilawas/X.

Jenazah sejumlah pendaki Gunung Marapi yang ditemukan dan dievakuasi. Foto @pendakilawas/X.

Share on FacebookShare on Twitter

Waspada Sejak 2011
Sementara data mutakhir aktivitas vulkanik di Gunung Marapi per 4 Desember 2023 hingga pukul 06.00 WIB, tercatat ada delapan kali letusan dan 43 kali hembusan, dengan Amplitudo paling besar mencapai 14,2 mm serta berdurasi selama 56 detik.

Berdasarkan data yang dihimpun, dampak yang ditimbulkan akibat erupsi Marapi tidak hanya sebaran hujan abu vulkanik saja, tetapi juga hujan abu yang disertai batu. Adapun wilayah yang terdampak hujan abu vulkanik mencakup empat wilayah kecamatan, yakni Canduang, Sungai Pua, Ampek-Ampek dan Malalak.

Kemudian wilayah yang dilaporkan terdampak hujan abu disertai batu terjadi di kecamatan Banuhampu, Tilatang Kamang, Baso, Tanjung Raya, Lubuk Basung, IV Koto, Matur, Tanjung Mutiara, Palembayan dan Kamang Magek.

Baca Juga: Butuh Anjing Pelacak untuk Pencarian 11 Korban Banjir Bandang Humbahas

Tim BPBD Tanah Datar dan Agam terus memonitor perkembangan erupsi Marapi di lokasi untuk melakukan tindakan cepat dalam penanganan evakuasi warga apabila kembali terjadi aktivitas vulkanik yang lebih besar.

Pihak BPBD juga mengimbau kepada masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tidak melakukan aktivitas di bawah radius 3 kilometer dari puncak atau kawah. Selain itu masyarakat diminta untuk memakai masker, topi, dan kaca mata ketika beraktivias di luar ruangan dan tidak menyebarkan informasi yang belum bisa diverifikasi kebenarannya.

Terkait dengan aktivitas vulkanik, PVMBG masih menetapkan Gunung Marapi pada status level II atau Waspada sejak 2011. Artinya, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas sejauh 3 kilometer dari puncak Marapi. Namun berdasarkan data yang dilansir dari Antara, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Djoinaldy telah meresmikan jalur ke TWA Gunung Marapi dengan nama Jalur Pendakian Proklamator pada 30 Oktober 2022. Jalur tersebut diaktifkan kembali oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Abu vulkanikBatu Palano di Kabupaten AgamBNPBerupsi Gunung MarapiGunung MarapiKoto Baru di Kabupaten Tanah DatarSumatera BaratTaman Wisata Alam Gunung Marapi

Editor

Next Post
Mantan Kepala BNPB, almarhum Letjend. TNI (Purn) Doni Monardo. Foto bpnp.go.id.

Doni Monardo, Pencetus Jargon "Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita" Itu Berpulang

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media