Selasa, 30 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gajah Betina akan Melahirkan Ditemukan Mati di Bengkalis

Dugaan konflik gajah dengan manusia kembali terjadi. Seekor gajah betina dalam kondisi bunting ditemukan mati di Bengkalis.

Sabtu, 28 Mei 2022
A A
Gajah sumatera betina yang bunting ditemukan mati di Bengkalis. Foto menlhk.go.id.

Gajah sumatera betina yang bunting ditemukan mati di Bengkalis. Foto menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina ditemukan mati di areal lahan konsesi PT. Riau Abadi Lestari, Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Kamis, 26 Mei 2022. Ironisnya, gajah betina tersebut dalam kondisi bunting dan akan melahirkan.

Kronologi yang dihimpun BKSDA Riau menjelaskan:

  1. Rabu, 25 Mei 2022 sekitar pukul 12.12 WIB, karyawan konsesi menemukan seekor gajah dengan posisi tertidur di tengah jalan di kilometer 9 saat hendak pulang ke rumahnya di Desa Koto Pait Beringin. Tim gabungan Balai Besar KSDA Riau dan Rimba Satwa Foundation (RSF) yang saat itu sedang melakukan patroli kemudian menyisir ke lokasi.
  2. Hasil penyisiran, bangkai seekor gajah ditemukan di titik koordinat N 01° 4′ 48″ E 101° 27′ 21″ dan masuk dalam konsesi PT. Riau Abadi Lestari yang berdampingan dengan kebun sawit masyarakat. Tim gabungan segera melaporkan ke Kantor Balai Besar KSDA Riau.
  3. Balai Besar KSDA Riau berkoordinasi dengan Polsek Pinggir untuk membantu tim gabungan mengamankan lokasi. Tim medis dan polisi kehutanan juga diturunkan dan menuju lokasi untuk melakukan nekropsi didampingi dokter hewan dari Kesehatan Hewan Duri.
  4. Gajah betina tersebut diperkirakan berumur 25 tahun. Dari mulut dan anus gajah tersebut keluar darah, tetapi penyebab kematiannya belum dapat dipastikan. Saat dilakukan nekropsi diketahui gajah tersebut dalam kondisi mengandung dan akan melahirkan anaknya. Tim mengambil sampel hati, dinding usus, paru, dan kotoran gajah untuk dilakukan uji laboratorium. Dengan bantuan alat berat konsesi, tim menguburkan bangkai gajah di lokasi.

Sampel bagian organ satwa dikirim ke Balai Verteriner, Bukit Tinggi, Sumatera Barat untuk mengetahui penyebab kematian gajah sumatera tersebut. [WLC02]

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA Riaugajah betinaGajah SumateraKabupaten BengkalisRSF

Editor

Next Post
Seorang warga memperbaiki atap rumah yang rusak dampak angin kencang di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Foto Dok BNPB

Aceh Timur Dilanda Angin Kencang, 14 Rumah Rusak

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media