Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa di Kota Jayapura Masih Terjadi Pengungsi dan Kerusakan Bertambah

Jumat, 10 Februari 2023
A A
Gempa di Kota Jayapura masih terjadi, jumlah pengungsi dan kerusakan bertambah. Foto tangkap layar dokumen BNPB, bangunan kafetaria yang roboh dampak gempa Kota Jayapura pada Kamis, 9 Februari 2023.

Gempa di Kota Jayapura masih terjadi, jumlah pengungsi dan kerusakan bertambah. Foto tangkap layar dokumen BNPB, bangunan kafetaria yang roboh dampak gempa Kota Jayapura pada Kamis, 9 Februari 2023.

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasakan lapoan Inatews BMKG hingga pukul 19.31 WIB, gempa Kota Jayapura pada hari ini Jumat, 10 Februari 2023, tercatat sepuluh kali gempa terjadi dengan kekuatan magnitudo terkecil 2,4 dan terbesar 4,0 magnitudo. Gempa terjadi sejak Jumat dini hari hingga Jumat sore pukul 17.36 WIB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah pengungsi dampak gempa Kota Jayapura bertambah. Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, data Pusdalops BNPB hingga Jumat, jumlah pengungsi mencapai 2.136 warga mengungsi di 15 lokasi pengungsian.

Baca Juga: Lubang Bekas Tambang di Kukar Makan Korban Lagi, Jatam Desak Ada Sanksi

“Data kerugian material juga bertambah. Rinciannya 15 rumah rusak berat, 1 rumah rusak sedang dan 28 rumah rusak ringan. Selain itu 1 kafetaria roboh dan tenggelam, 5 gedung perkantoran rusak, RSUD Kota Jayapura rusak, 1 masjid, 2 gereja, 1 hotel dan 1 supermarket turut terdampak,” kata Muhari.

BPBD Kota Jayapura dan BPBD Provinsi Papua masih terus melakukan pendataan, dan penanganan terhadap warga dampak gempa Kpta Jayapura.

“Kebutuhan mendesak meliputi genset listrik, tenda, kasur lipat, makanan siap saji, selimut, tikar dan air mineral,” imbuh Muhari. [WLC01]

Sumber: Inatews BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gempa Darat Dangkal Kota Jayapuragempa Kota JayapuraKota Jayapurapengungsi dampak gempa Kota JayapuraProvinsi Papua

Editor

Next Post
Periset Pusat Riset Teknologi Pertambangan BRIN, Dadan Nurjaman. Foto Twitter.

Dadan Nurjaman: Olah Emas Bebas Merkuri agar Limbah Aman Dibuang ke Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media