Baca Juga: Kebijakan Baru Atur Kesiapan Sistem Kelistrikan Menerima Energi Terbarukan
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” jelas Daryono.
Guncangan gempa dirasakan di daerah Garut, Pangandaran, Cianjur, Cilacap, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Cikelet dengan skala intensitas III MMI. Skala III MMI dampak gempa diilustrasikan, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.
Baca Juga: UGM Jadi Tuan Rumah Manajemen Kesehatan Bencana ASEAN
Sementara di daerah Lembang, Bandung, Parompong, Bogor, Cireunghas getaran dampak gempa dirasakan dengan skala intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. [WLC01]
Sumber: Inatews BMKG
Discussion about this post