Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Halmahera Timur 5,1 Magnitudo Dipicu Deformasi Batuan Dalam Lempeng

Sabtu, 29 Juli 2023
A A
Gempa Halmahera Timur, Maluku Utara, dengan magnitudo 5,1 pada Sabtu, 25 Juli 2023. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa Halmahera Timur, Maluku Utara, dengan magnitudo 5,1 pada Sabtu, 25 Juli 2023. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa Halmahera Timur berkuatan 5,1 magnitudo merupakan gempa dangkal laut. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Sumber gempa diakibatkan deformasi batuan dalam lempeng laut Filipina.

Wilayah Pantai Utara Halmahera Timur, Maluku Utara pada Sabtu, 29 Juli 2023 pukul 18.19 WIB, diguncang gempa tektonik.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, kekuatan gempa memiliki parameter update 5,1 magnitudo.

Baca Juga: Ini Sumber Gempa Dangkal 5,2 Magnitudo Maluku Utara

Pusat gempa bumi terletak pada koordinat 1,46 derajat Lintang Utara, 128,39 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 27 kilometer Barat Laut Halmahera Timur, Maluku Utara, pada kedalaman 55 kilometer.

Daryono menyebutkan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, dan tidak berpotensi tsunami.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: dampak gempa Malukugempa dangkalgempa Halmahera Timurgempa Maluku UtaraLempeng Laut Filipina

Editor

Next Post
Pencarian korban longsor Bojongsirna, Desa Simpang, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Foto tangkap layar Instagram BPBD Cianjur.

Korban Tertimbun Longsor Bojongsirna Cianjur Belum Berhasil Ditemukan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media