Senin, 30 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea

Tanaman herbal ini juga lebih banyak mengandung asam heksadekanoat yang biasa digunakan untuk bahan pembuat sabun dan pelembap kulit, sehingga membuka peluang di industri kosmetik.

Selasa, 26 Agustus 2025
A A
Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.

Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Indonesia memiliki tanaman herbal yang bentuknya mirip dengan ginseng Korea, yaitu ginseng jawa (Talinum paniculatum). Tanaman yang tumbuh liar di daerah tropis, termasuk Indonesia, masuk dalam famili Talinaceae. Meski bentuk akar dan morfologinya serupa, secara spesies dan genus berbeda dari ginseng Korea yang tergolong famili Araliaceae.

Beberapa riset menunjukkan ginseng Jawa memiliki aktivitas farmakologi seperti membantu mengatasi diabetes, menjadi imunomodulator, mengurangi inflamasi kulit, mengatasi gangguan gastrointestinal dan reproduksi, serta bersifat antistres.

“Hasil analisis fitokimia menunjukkan ginseng Jawa mengandung flavonoid, saponin, dan terpenoid metabolit umum yang banyak ditemukan di berbagai tanaman,” ujar Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Rini Madyastuti Purwono.

Baca juga: ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim

Salah satu keunggulan ginseng Jawa adalah tingkat keamanannya yang lebih tinggi dibandingkan ginseng Korea. Ginseng Korea harus dikonsumsi hati-hati oleh penderita hipertensi, insomnia, atau gangguan jantung. Terutama bagi mereka yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah seperti aspirin karena berisiko memicu pendarahan.

“Efek ginsenoside pada ginseng Korea sangat kuat, sehingga sebaiknya di bawah pengawasan dokter. Sebaliknya, ginseng jawa yang mengandung metabolit sekunder umum relatif lebih aman dikonsumsi, baik dalam bentuk seduhan maupun kapsul,” jelas dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: ginseng Jawaginseng KoreaSekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB Universitytanaman herbal

Editor

Next Post
ICJS 2025 meluncurkan Naskah Akademik RUU Keadilan Iklim, Rabu, 27 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.

Peluncuran Naskah Akademik RUU Keadilan Iklim, Politisi Janjikan Masuk Prolegnas 2026

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media