Selasa, 18 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea

Tanaman herbal ini juga lebih banyak mengandung asam heksadekanoat yang biasa digunakan untuk bahan pembuat sabun dan pelembap kulit, sehingga membuka peluang di industri kosmetik.

Selasa, 26 Agustus 2025
A A
Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.

Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.

Share on FacebookShare on Twitter

Hanya saja, ginseng Jawa tidak mengandung ginsenoside, senyawa penanda bahan aktif khas ginseng Korea dan China. Ginsenoside merupakan turunan saponin dengan efek farmakologi yang kuat pada ginseng Korea, dan senyawa ini tidak ditemukan pada ginseng Jawa.

Baca juga: Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat

Rini menerangkan, berdasarkan uji laboratorium Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), ginseng Jawa diketahui paling banyak mengandung phytol dan asam lemak heksadekanoat. Asam heksadekanoat biasa digunakan untuk bahan pembuat sabun dan pelembap kulit, sehingga membuka peluang pengembangan ginseng jawa di industri kosmetik.

Sementara manfaat phytol masih jarang dibahas. Beberapa penelitian menyebutkan senyawa ini bisa digunakan sebagai bahan tambahan wewangian. Kemungkinan memiliki efek kesehatan tertentu seperti membantu menghambat peradangan atau bekerja sebagai antioksidan.

Saat ini, penelitian yang telah dilakukan pada ginseng Jawa meliputi pengukuran kapasitas antioksidan, efek analgesik, antiinflamasi, dan imunomodulator. Namun, menurut Rini, pengembangan potensinya dinilai masih terbatas karena kandungan aktifnya yang umum. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: ginseng Jawaginseng KoreaSekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB Universitytanaman herbal

Editor

Next Post
ICJS 2025 meluncurkan Naskah Akademik RUU Keadilan Iklim, Rabu, 27 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.

Peluncuran Naskah Akademik RUU Keadilan Iklim, Politisi Janjikan Masuk Prolegnas 2026

Discussion about this post

TERKINI

  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
  • Upacara rakyat di Kendeng, Kabupaten Pati, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Upacara Rakyat di Kendeng Dihadiri Warga dan Petani yang Melawan Penambangan Karst
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Upacara peringatan kemerdekaan RI oleh warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri di lahan pertaniannya, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Warga Pracimantoro: Kami Bukan Melawan Pembangunan, Kami Menjaga Kehidupan
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media