Minggu, 22 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Harga Minyak Dunia Naik, Pemerintah Dorong Percepatan Transisi Energi

Kamis, 12 Maret 2026
A A
Ilustrasi aktivitas ekstraktif minyak bumi di laut. Foto Kementerian ESDM.

Ilustrasi aktivitas ekstraktif minyak bumi di laut. Foto Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

Arahan kurangi ketergantungan energi fosil

Di tengah upaya global mengurangi ketergantungan pada energi fosil, Indonesia mulai mempercepat pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) yang potensinya melimpah, mulai dari tenaga surya, panas bumi, hingga biomassa. Pemerintah menilai pemanfaatan sumber-sumber energi tersebut perlu dioptimalkan untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendorong transisi menuju energi yang lebih bersih.

Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat menugaskan Bahlil sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Transisi Energi. Prabowo menempatkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar serta program konversi motor listrik sebagai fokus percepatan dalam jangka pendek.

“Kami sudah punya niat untuk swasembada energi, yang kami yakin akan tercapai dalam 4 tahun,” kata Prabowo pada acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Target ini memerlukan upaya keras dan percepatan dengan mengoptimalkan sumber-sumber energi alternatif yang dimiliki lewat akselerasi.

Baca juga: Atasi Pencemaran Racun Pestisida Sungai Cisadane dengan 10 Ribu Liter Eco Enzyme

Prabowo juga mengingatkan banyak negara sedang menghadapi krisis energi yang lebih berat dibandingkan Indonesia. Sementara Indonesia memiliki sumber energi alternatif yang melimpah. Seperti kelapa sawit, singkong, jagung, tebu, juga geothermal (panas bumi).

“Kalau tidak salah kedua cadangan terbesar di dunia yang belum dieksploitasi sepenuhnya,” ujar dia.

Salah satu langkah untuk menghindari krisis adalah meningkatkan kapasitas pembangkit listrik berbasis EBT. Ia memerintahkan pembangunan PLTS 100 Giga Watt (GW) kepada Bahlil untuk melaksanakan eletrikifikasi energi terbarukan dari tenaga surya dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Kami akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya. Itu sudah keputusan saya dan kami akan buktikan kepada dunia bahwa kami lebih cepat dan efektif dalam hal ini,” jelas dia.

Di tempat terpisah, Bahlil menegaskan perintah Presiden bertujuan memperkuat ketahanan energi nasional. sebelumnya, pembangkit tenaga listrik masih memakai diesel, sebagian batu bara, sebagian gas.

Baca juga: TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping

“Arahan Presiden, kami tidak tergantung pada fosil, khususnya diesel. Jadi diarahkan untuk membangun PLTS 100 gigawatt,” kata Bahlil pada tayangan Podcast Bukan Abuleke Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Pembangunan PLTS berskala besar itu, dimaksudkan untuk mendorong percepatan transisi energi dengan memanfaatkan berbagai sumber alternatif. Optimalisasi pemanfaatan EBT tidak dilakukan dengan PLTS saja, tapi juga mempergunakan seluruh sumber daerah, seperti geothermal, maupun air.

“Nah, dengan kami memakai power plant seperti ini, kami tidak tergantung lagi dari luar negeri terhadap energi fosil,” jelas dia. [WLC02]

Sumber; UGM, Kementerian ESDM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: EBTJurusan Teknik Mesin UGMKementerian ESDMKetahanan Energi NasionalSatgas Percepatan Transisi Energi

Editor

Next Post
Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.

Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media