Minggu, 21 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Atasi Pencemaran Racun Pestisida Sungai Cisadane dengan 10 Ribu Liter Eco Enzyme

Selasa, 10 Maret 2026
A A
Upaya pemulihan Sungai Cisadane dari pencemaran pestisida dengan ecoenzym. Foto KLH/BPLH

Upaya pemulihan Sungai Cisadane dari pencemaran pestisida dengan ecoenzym. Foto KLH/BPLH

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Salah satu upaya pemulihan Sungai Cisadane yang tercemar pestisida, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, bersama Generasi Muda Buddhis Indonesia (GEMARBUDHI) menuangkan 10.000 liter eco enzyme dalam galon ke aliran Sungai Jeletreng yang merupakan anak Sungai Cisadane. Aksi ini menjadi simbol nyata partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Penuangan eco enzyme merupakan bagian dari upaya tanggap pemerintah terhadap pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama pada 9 Februari 2026 lalu. Senyawa organofosfat yang masuk ke sungai bersifat toksik bagi biota perairan, sehingga menyebabkan kematian ikan massal sepanjang 41 kilometer hingga Teluk Naga.

Baca juga: TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping

KLH/BPLH telah mengambil langkah pengamanan sisa bahan kimia, memasang garis pengawasan PPLH, menegakkan hukum pidana dan perdata, serta menyiapkan bioremediasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) apabila kandungan pestisida di sedimen masih tinggi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: eco enzymeKLH/BPLHRacun PestisidaSungai Cisadane

Editor

Next Post
Ilustrasi gagal panen. Foto ID 12019/pixabay.com.

Kemarau Panjang, Pendampingan Penyuluh Pertanian untuk Mitigasi Risiko

Discussion about this post

TERKINI

  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Potret jejak bintang yang tampak berputar di langit. Foto Dok. BRIN.Memotret Jejak Bintang yang Tampak Berputar dengan Kamera DSLR di Timau
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.Anggapan Nyamuk Lebih Suka Golongan Darah O Ternyata Benar, Mengapa?
    In IPTEK
    Kamis, 18 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media