Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hari Disabilitas Internasional, POTADS Khitan 160 Anak Disabilitas di 11 Provinsi

Minggu, 4 Desember 2022
A A
Memperingati Hari Disabilitas Internasional, POTADS (Yayasan Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) bersama Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI) Pusat dan Wilayah DKI Jakarta menggelar khitanan massal di Klinik Sunat 123 Ruko Angsana, Jalan Angsana Raya/Rawajati Timur No.1, Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu 3 Desember 2022. Foto Istimewa.

Memperingati Hari Disabilitas Internasional, POTADS (Yayasan Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) bersama Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI) Pusat dan Wilayah DKI Jakarta menggelar khitanan massal di Klinik Sunat 123 Ruko Angsana, Jalan Angsana Raya/Rawajati Timur No.1, Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu 3 Desember 2022. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Memperingati Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2022, Yayasan Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome (POTADS) menggelar sunatan massal serentak di 11 provinsi.

Sebanyak 160 anak disabilitas (down syndrome, autis, cerebral palsy, tuna rungu, tuna netra, tuna daksa, dan tuna grahita) dikhitan secara serempak di 11 provinsi cabang POTADS.

Ketua Umum Yayasan POTADS Eliza Octavianti Rogi mengatakan, khitanan massal serentak diikuti 160 anak disabilitas di 11 provinsi yang dilakukan di 37 klinik dengan dokter ahli sebanyak 125 dokter.

Yayasan POTADS berbasis komunitas membantu dan memberikan informasi kepada para orang tua yang memiliki anak dengan down syndrome agar mereka memahami down syndrome serta mengetahui bagaimana cara mendidik dan membesarkan anak dengan down syndrome.

Baca Juga: Komunitas Seniman Disabilitas Gelar Pameran Suluh Sumurup

“Dengan moto AKU ADA AKU BISA, POTADS ingin membagikan semangat kepada para orang tua dan anak dengan down syndrome agar selalu berusaha mencapai yang terbaik. Salah satunya adalah dengan megkhitan anak, agar anak laki-lakinya juga tumbuh dan berbekal kemampuan seperti halnya anak normal lainnya,” ujar Eliza saat memantau khitanan di Klinik Sunat 123 Ruko Angsana, Jalan Angsana Raya, Rawajati Timur No.1, Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu, 3 Desember 2022.

Disebukan Eliza, khitanan masssal anak-anak disabilitas dilakukan di antaranya di Kota Medan, Kota Bandung dan 11 kota-kota besar lainnya. Kegiatan ini rangkaian memperingati Hari Disabilitas Internasional.

“Peringatan Hari Disabilitas Internasional ini merupakan wujud kepedulian sosial POTADS kepada semua penyandang disabilitas. Kegiatan bakti sosial ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan pengurus POTADS di 11 provinsi sebagai penyelenggara,” tutur Eliza dalam siaran pers yang diterima Wanaloka pada Sabtu, 3 Desember 2022.

Baca Juga: Gempa Garut Getarannya Dirasakan Hampir se-Pulau Jawa

Dalam rangkaian memperingati Hari Disabilitas Internasional itu, kata Eliza, POTADS telah melaksanakan Webinar Khitan bertema, Tindakan khitan pada penyandang disabilitas; manfaat, tehnik yang digunakan, dan resikonya, digelar 25 November 2022, pelaksanaan sunatan massal pada 3 Desember 2022.

“Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan tumbuh kembang serta menjaga kesehatan reproduksi penyandang disabilitas,” kata Eliza.

Aksi sosial khitanan massal dilakukan POTADS menggandeng Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI).

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: anak down syndromeASDOKIEliza Octavianti RogiHari Disabilitas InternasionalPOTADSYayasan Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome

Editor

Next Post
Gunung Semeru status Awas sejak Minggu, 4 Desember 2022, pukul 12.00 WIB. Foto BNPB, petugas mengevakuasi seorang warga.

Gunung Semeru Status Awas, Puluhan Warga Dievakuasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media