Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gunung Semeru Status Awas, Puluhan Warga Dievakuasi

Minggu, 4 Desember 2022
A A
Gunung Semeru status Awas sejak Minggu, 4 Desember 2022, pukul 12.00 WIB. Foto BNPB, petugas mengevakuasi seorang warga.

Gunung Semeru status Awas sejak Minggu, 4 Desember 2022, pukul 12.00 WIB. Foto BNPB, petugas mengevakuasi seorang warga.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi memutuskan Gunung Semeru status Awas atau level IV sejak Minggu, 4 Desember 2022, pukul 12.00 WIB. Sementara itu, puluhan warga di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dievakuasi.

Kepala PVMBG Hendra Gunawan menegaskan, agar tidak ada aktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

“Status Gunung Semeru dinaikan dari Siaga [level III] menjadi Awas [level IV] terhitung hari Minggu, 4 Desember 2022, pukul 12.00 WIB. Rekomendasi, tidak ada aktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak dan sektoral arah Tenggara (Besuk Kobokan dan Kali Lanang) sejauh 19 kilometer dari puncak,” kata Hendra Gunawan dilansir dari akun IG Kabar Geologi.

Baca Juga: Gempa Garut Getarannya Dirasakan Hampir se-Pulau Jawa

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, sebanyak 93 warga dievakuasi BPBD Lumajang ke pengungsian yang berlokasi di Balai Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo.

Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, sejak 16 Desember 2021 berstatus Siaga atau Level III.

PVMBG dalam siaran persnya menyebutkan, sejak Minggu pukul 00.00 WIB hingga 12.00 WIB, aktivitas Gunung Semeru didominasi gempa awan panas dan gempa letusan 13 kali. Amplitudo awan panas terekam 40 mm dan masih berlangsung hingga saat ini.

Baca Juga: Hari Disabilitas Internasional, POTADS Khitan 160 Anak Disabilitas di 11 Provinsi

Sebaran material erupsi berupa lontaran batuan pijar diperkirakan dapat mencapai radius 8 kilometer dari puncak, sedangkan material lontaran berukuran abu saat ini mencapai 12 kilometer ke arah tenggara. Arah dan jarak sebaran material abu ini dapat berubah tergantung arah dan kecepatan angin.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: erupsi Gunung SemeruGunung SemeruGunung Semeru status AwasKabupaten LumajangKabupaten MalangProvinsi Jawa TimurRelokasi warga erupsi Gunung Semeru

Editor

Next Post
Awan panas guguran Gunung Semeru yang menerjang jembatan gantung Gladak Perak yang menghubungkan Kecamatan Pronojiwo dengan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Foto BNPB.

Sudah Seribu Lebih Warga Lumajang Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media