Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Indonesia Punya Risiko Ketergantungan Pendanaan Obat dari Negara Lain

Kamis, 6 Februari 2025
A A
Ilustrasi macam-macam obat. Foto birgl/pixabay.com

Ilustrasi macam-macam obat. Foto birgl/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan suplai obat HIV, Malaria dan Tuberkulosis ke negara berpenghasilan rendah. Langkah Trump untuk membekukan bantuan dan pendanaan AS mulai 20 Januari 2025 juga berdampak pada Indonesia.

Menurut Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), Ernawaty, kebijakan Trump ini berdasar pada konsep mengutamakan Amerika atau yang disebut “American First”.

“Namun pembekuan bantuan dan pendanaan tersebut dievaluasi karena kemungkinan besar berpengaruh pada banyak negara, khususnya negara miskin,” kata Ernawaty, Kamis, 6 Februari 2025.

Baca juga: Penting Pengetahuan Karakteristik Lokasi Wisata Tujuan untuk Cegah Kecelakaan

Dampak secara global

Kebijakan itu dapat berefek pada banyak program kesehatan dan pendidikan yang bergantung pada bantuan AS melalui USAID. Dengan berhentinya bantuan ini, berisiko pada kesinambungan penanggulangan penyakit seperti HIV dan AIDS, Tuberculosis dan Malaria.

Penghentian bantuan ini juga bisa memicu pemutusan hubungan kerja bagi tenaga profesional yang terlibat dalam proyek tersebut. Ini bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada stabilitas ekonomi lokal yang mengandalkan proyek-proyek tersebut.

“Ini menunjukkan efek yang ditimbulkan dapat meluas ke bidang lainnya,” ungkap dia.

Baca juga: Waspada Siklon Tropis Sepekan, Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter

Hati-hati ketergantungan

Sementara Indonesia telah memperoleh diversifikasi sumber hibah kesehatan yang tidak hanya bergantung pada AS. Selaras dengan pernyataan Menteri Kesehatan yang menyebut dalam bidang kesehatan, Indonesia bekerja sama negara lain, seperti Arab Saudi, Australia sampai India.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Donald Trumpnegara miskinpendanaan dan bantuan obatsistem kesehatan

Editor

Next Post
Ilustrasi kelapa dan pohonnya. Foto cegoh/pixabay.com.

Upaya Mengembalikan Kejayaan Kelapa di Indonesia dan Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media