Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Indonesia Punya Risiko Ketergantungan Pendanaan Obat dari Negara Lain

Kamis, 6 Februari 2025
A A
Ilustrasi macam-macam obat. Foto birgl/pixabay.com

Ilustrasi macam-macam obat. Foto birgl/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan suplai obat HIV, Malaria dan Tuberkulosis ke negara berpenghasilan rendah. Langkah Trump untuk membekukan bantuan dan pendanaan AS mulai 20 Januari 2025 juga berdampak pada Indonesia.

Menurut Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), Ernawaty, kebijakan Trump ini berdasar pada konsep mengutamakan Amerika atau yang disebut “American First”.

“Namun pembekuan bantuan dan pendanaan tersebut dievaluasi karena kemungkinan besar berpengaruh pada banyak negara, khususnya negara miskin,” kata Ernawaty, Kamis, 6 Februari 2025.

Baca juga: Penting Pengetahuan Karakteristik Lokasi Wisata Tujuan untuk Cegah Kecelakaan

Dampak secara global

Kebijakan itu dapat berefek pada banyak program kesehatan dan pendidikan yang bergantung pada bantuan AS melalui USAID. Dengan berhentinya bantuan ini, berisiko pada kesinambungan penanggulangan penyakit seperti HIV dan AIDS, Tuberculosis dan Malaria.

Penghentian bantuan ini juga bisa memicu pemutusan hubungan kerja bagi tenaga profesional yang terlibat dalam proyek tersebut. Ini bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada stabilitas ekonomi lokal yang mengandalkan proyek-proyek tersebut.

“Ini menunjukkan efek yang ditimbulkan dapat meluas ke bidang lainnya,” ungkap dia.

Baca juga: Waspada Siklon Tropis Sepekan, Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter

Hati-hati ketergantungan

Sementara Indonesia telah memperoleh diversifikasi sumber hibah kesehatan yang tidak hanya bergantung pada AS. Selaras dengan pernyataan Menteri Kesehatan yang menyebut dalam bidang kesehatan, Indonesia bekerja sama negara lain, seperti Arab Saudi, Australia sampai India.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Donald Trumpnegara miskinpendanaan dan bantuan obatsistem kesehatan

Editor

Next Post
Ilustrasi kelapa dan pohonnya. Foto cegoh/pixabay.com.

Upaya Mengembalikan Kejayaan Kelapa di Indonesia dan Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media