Senin, 15 Desember 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Indonesia Punya Risiko Ketergantungan Pendanaan Obat dari Negara Lain

Kamis, 6 Februari 2025
A A
Ilustrasi macam-macam obat. Foto birgl/pixabay.com

Ilustrasi macam-macam obat. Foto birgl/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan suplai obat HIV, Malaria dan Tuberkulosis ke negara berpenghasilan rendah. Langkah Trump untuk membekukan bantuan dan pendanaan AS mulai 20 Januari 2025 juga berdampak pada Indonesia.

Menurut Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), Ernawaty, kebijakan Trump ini berdasar pada konsep mengutamakan Amerika atau yang disebut “American First”.

“Namun pembekuan bantuan dan pendanaan tersebut dievaluasi karena kemungkinan besar berpengaruh pada banyak negara, khususnya negara miskin,” kata Ernawaty, Kamis, 6 Februari 2025.

Baca juga: Penting Pengetahuan Karakteristik Lokasi Wisata Tujuan untuk Cegah Kecelakaan

Dampak secara global

Kebijakan itu dapat berefek pada banyak program kesehatan dan pendidikan yang bergantung pada bantuan AS melalui USAID. Dengan berhentinya bantuan ini, berisiko pada kesinambungan penanggulangan penyakit seperti HIV dan AIDS, Tuberculosis dan Malaria.

Penghentian bantuan ini juga bisa memicu pemutusan hubungan kerja bagi tenaga profesional yang terlibat dalam proyek tersebut. Ini bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada stabilitas ekonomi lokal yang mengandalkan proyek-proyek tersebut.

“Ini menunjukkan efek yang ditimbulkan dapat meluas ke bidang lainnya,” ungkap dia.

Baca juga: Waspada Siklon Tropis Sepekan, Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter

Hati-hati ketergantungan

Sementara Indonesia telah memperoleh diversifikasi sumber hibah kesehatan yang tidak hanya bergantung pada AS. Selaras dengan pernyataan Menteri Kesehatan yang menyebut dalam bidang kesehatan, Indonesia bekerja sama negara lain, seperti Arab Saudi, Australia sampai India.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Donald Trumpnegara miskinpendanaan dan bantuan obatsistem kesehatan

Editor

Next Post
Ilustrasi kelapa dan pohonnya. Foto cegoh/pixabay.com.

Upaya Mengembalikan Kejayaan Kelapa di Indonesia dan Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • FAMM Indonesia bersama Kaoem Telapak menggelar "FAMM Fest: mempertemukan Suara, Seni, dan Rasa" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dalam rangka peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP) pada 10 Desember 2025.Perempuan di Garis Depan Krisis Ekologis
    In News
    Sabtu, 13 Desember 2025
  • Dampak bencana hidrometeorologi, banjir bandang di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padang, Sumatra Barat, 27 November 2025. Foto BPBD Padang.Membaca Bencana Ekologis Sumatra
    In News
    Jumat, 12 Desember 2025
  • Perkembangan siklon tropis 93S dan 91S. Foto Dok. BMKG.Perkembangan Bibit Siklon Tropis 93S dan 91S, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
    In News
    Kamis, 11 Desember 2025
  • "Keberanian memanggil keberanian di manapun berada". Foto dimitrisvetsikas1969/pixabay.com.Hari HAM, Dua Warga Pembela Lingkungan Hidup di Poso dan Ketapang Dikriminalisasi
    In News
    Rabu, 10 Desember 2025
  • Ilustrasi museum menjadi salah satu destinasi wisata indoor yang aman saat cuaca ekstrem. Foto valentinsimon0/pixabay.com.Tips Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Aman Saat Cuaca Ekstrem
    In Traveling
    Rabu, 10 Desember 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media